Disbunnak Sanggau: Permintaan Tinggi Picu Kenaikan Harga Ayam
- 16 Mar 2026 11:42 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Harga daging ayam di Kabupaten Sanggau mengalami fluktuasi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan pasar yang tidak selalu sejalan dengan waktu panen.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, Syafriansah menyebut distribusi produk ayam dari peternak ke pasar terus berjalan. Namun, proses distribusi tersebut tetap dipengaruhi oleh siklus produksi dan kebutuhan pasar.
| Baca juga: Ayam Beku Naik Harga, Minat Pembeli Menurun |
“Kita tetap melakukan distribusi dari lokasi produksi ke pasar sesuai kebutuhan. Produk ayam ini sudah memiliki pola distribusi sehingga pergerakan barang menyesuaikan kondisi pasar,” ujar Syafriansah pada Senin, 16 Maret 2026.
Selain memenuhi kebutuhan di dalam daerah, hasil produksi ayam dari Sanggau juga berpotensi dipasarkan ke wilayah lain. Hal tersebut dilakukan apabila produksi lokal mengalami surplus.
"Kalau pada saat panen produksi kita cukup besar, bukan tidak mungkin bisa dikirim ke daerah lain. Begitu juga sebaliknya, jika ada kebutuhan di daerah lain, distribusi bisa saja diarahkan ke daerah lain,” lanjutnya.
Meski demikian, pihaknya menilai kenaikan harga yang terjadi lebih dipicu oleh peningkatan permintaan masyarakat. Permintaan tersebut biasanya meningkat secara bertahap, terutama pada momen hari besar keagamaan.
"Permintaan pasar memang sering naik pada periode tertentu dan tidak selalu bersamaan dengan waktu panen. Karena itu, fluktuasi harga ayam di pasaran bisa saja terjadi menyesuaikan kondisi produksi dan kebutuhan pasar,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....