Remaja Sehat Jadi Kunci Utama Pencegahan Stunting

  • 09 Jan 2026 20:56 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Remaja yang sehat memegang peranan penting dalam upaya pencegahan stunting sejak dini. Masa remaja merupakan fase krusial pembentukan kesehatan fisik, mental, dan perilaku yang akan sangat menentukan kualitas kesehatan saat memasuki usia dewasa, termasuk ketika kelak menjalani masa kehamilan dan menjadi orang tua.

Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Puskesmas Entikong, Mikael Kurniawan, menjelaskan bahwa pencegahan stunting tidak hanya berfokus pada ibu hamil dan balita. Upaya tersebut justru perlu dimulai jauh lebih awal, yakni sejak usia remaja.

“Remaja yang memiliki status gizi baik dan menerapkan perilaku hidup sehat akan lebih siap menjadi calon orang tua yang sehat,” ungkap Mikael Kurniawan dalam program Indonesia Sehat, Jumat (9/1/2026).

Menurut Mikael, remaja perlu dibekali asupan gizi seimbang, kebiasaan berolahraga secara rutin, serta pemahaman untuk menjauhi perilaku berisiko. Kebiasaan seperti merokok, mengonsumsi alkohol, dan pola makan tidak sehat dapat berdampak buruk bagi kesehatan jangka panjang dan meningkatkan risiko stunting di masa depan.

Selain itu, kata Mikael pemahaman tentang kesehatan reproduksi juga menjadi hal yang tidak kalah penting. Edukasi yang tepat dapat membantu remaja menghindari pernikahan dini, yang selama ini diketahui menjadi salah satu faktor risiko terjadinya stunting pada anak.

Ia menambahkan, peran sekolah dan lingkungan masyarakat sangat strategis dalam membentuk perilaku remaja. Melalui edukasi kesehatan yang berkelanjutan, remaja diharapkan mampu memahami bahwa menjaga kesehatan diri merupakan investasi penting bagi masa depan mereka.

Puskesmas Entikong sendiri kata Mikael terus mendorong berbagai program edukasi dan pendampingan remaja. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui UKS, posyandu remaja, hingga penyuluhan langsung yang berfokus pada peningkatan pengetahuan gizi, kesehatan mental, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Dengan terciptanya generasi remaja yang sehat dan berdaya, Mikael optimistis upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Remaja sehat hari ini diyakini akan melahirkan generasi masa depan yang lebih kuat, cerdas, dan berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....