IUD Pasca Melahirkan Dinilai Minim Efek Samping
- 28 Apr 2026 19:18 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Pemasangan IUD langsung setelah persalinan mulai diterapkan di fasilitas kesehatan sebagai solusi praktis agar ibu tidak menunda penggunaan kontrasepsi. Metode ini dinilai efektif karena ibu dapat langsung ber-KB tanpa harus menunggu masa pemulihan di rumah.
“IUD itu tidak menggunakan hormon, makanya kami lebih memberikan edukasi ke pasien untuk memakai KB tersebut karena efek sampingnya lebih minim,” kata Marpuah, bidan di Klinik Bobo Sanggau, Selasa 28 April 2026.
| Baca juga: Rumah Lembap Picu Risiko Penularan TBC |
Ia menjelaskan, IUD hanya berupa alat yang dipasang di dalam rahim sehingga keluhan yang muncul umumnya bersifat lokal. Berbeda dengan KB hormonal seperti suntik, pil, dan implan yang berpotensi menimbulkan lebih banyak efek samping pada tubuh.
“Nah, menggunakan IUD, dia hanya berupa alat yang dimasukkan ke dalam rahim dan keluhannya hanya di bagian setempat,” ungkapnya.
Marpuah menyampaikan, pemasangan IUD dapat dilakukan segera setelah plasenta lahir sehingga prosesnya lebih mudah bagi tenaga kesehatan maupun ibu. Langkah ini juga mendorong ibu agar tidak menunda penggunaan kontrasepsi setelah kembali ke rumah.
“Begitu lahir bayinya dan plasentanya, langsung kita pasang IUD, jadi ibu tidak perlu memikirkan lagi untuk ber-KB setelah pulang ke rumah,” ucapnya.
Meski demikian, Marpuah mengakui masih ada tantangan berupa mitos yang berkembang di masyarakat sehingga membuat sebagian ibu masih ragu untuk memilih metode kontrasepsi tersebut. Sementara itu, seorang ibu yang baru melahirkan di klinik tersebut, Setiani, mengaku tidak merasakan sakit saat pemasangan IUD pasca persalinan.
“Setelah keluar ari-ari tadi, langsung dipasang IUD-nya. Jadi tidak terasa sama sekali, tidak sakit, jadi ibu-ibu jangan takut untuk pasang IUD,” ucap Setiani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....