Pengrajin Gasing di Sanggau Didominasi Usia Dewasa
- 19 Sep 2025 10:10 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Di tengah derasnya perkembangan teknologi, kerajinan gasing tradisional masih tetap bertahan di Kabupaten Sanggau. Namun, mayoritas pengrajin gasing saat ini rata-rata berusia 30 tahun ke atas.
Sekretaris Persatuan Gasing Urang Sanggau, Nur Affandi menyampaikan, pengrajin gasing didominasi oleh kelompok usia dewasa yang sudah lama menekuni dunia kerajinan tradisional. Dikatakan, generasi muda lebih banyak menjadi pemain gasing, tapi untuk urusan membuatnya, masih didominasi oleh pengrajin berusia 30 tahun ke atas.
"Membuat gasing membutuhkan keterampilan, ketelitian, serta pemahaman tentang bahan kayu yang tepat. Hal ini membuat regenerasi pengrajin tidak semudah yang dibayangkan," ungkap Nur Affandi dalam Dialog Pagi RRI Entikong, Jumat (19/9/2025).
“Butuh waktu dan kesabaran untuk belajar, karena membuat gasing tidak hanya sekadar memahat kayu, tetapi ada seni dan keseimbangan yang harus diperhitungkan,” sambungnya.
Meski begitu, upaya untuk menarik minat generasi muda terus dilakukan. Persatuan Gasing Urang Sanggau kerap mengadakan pelatihan maupun lomba di momen-momen besar agar anak-anak dan remaja bisa lebih dekat dengan tradisi ini.
"Harapannya, ke depan akan lahir lebih banyak pengrajin muda yang mampu melestarikan warisan budaya daerah. Kalau tidak ada penerus, khawatirnya tradisi membuat gasing bisa hilang. Karena itu, kami berharap ada dukungan dan perhatian dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah, agar kerajinan ini tetap hidup,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....