Ini Alasan Pentingnya Fotografer Perempuan di Dunia Fotografi
- 11 Mei 2026 11:03 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kehadiran fotografer perempuan dalam dunia fotografi kini semakin dipandang penting seiring dengan meningkatnya kebutuhan dokumentasi yang lebih inklusif, representatif, serta mampu menghadirkan beragam sudut pandang dalam setiap momen yang diabadikan. Tidak hanya berkaitan dengan penguasaan kemampuan teknis semata, tetapi juga menyangkut kepekaan perspektif, pendekatan emosional, serta rasa nyaman yang tercipta saat mengabadikan berbagai peristiwa di tengah masyarakat.
Freelancer Fotografer asal Mandor, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Weni Rahayu, mengatakan dirinya mulai menekuni dunia fotografi berangkat dari keinginan untuk membantu mengabadikan momen sekaligus menghadirkan sudut pandang yang berbeda. Kehadiran fotografer perempuan memberikan ruang baru dalam dunia dokumentasi visual, terutama dalam situasi tertentu yang membutuhkan kenyamanan subjek perempuan.
“Awalnya saya suka mengabadikan momen alam seperti langit, hujan, dan senja. Kemudian dari situ saya berpikir, kenapa tidak perempuan juga ikut terlibat dalam dunia fotografi,” kata Weni dalam Obrolan Sore Ceria Pro 2 RRI Sanggau, Sabtu, 9 Mei 2026.
Dalam sejumlah situasi tertentu, Weni mengungkap, keberadaan fotografer perempuan kerap menjadi pilihan yang lebih memberikan rasa nyaman bagi sebagian klien, khususnya perempuan yang merasa lebih leluasa dan tidak canggung saat difoto oleh sesama perempuan. Hal ini menjadi salah satu alasan yang cukup penting mengapa keterlibatan fotografer perempuan dalam dunia fotografi perlu terus didorong dan diperluas.
“Kadang ada orang yang merasa lebih nyaman difoto oleh fotografer perempuan, terutama dalam sesi tertentu yang sifatnya lebih personal. Di sinilah peran fotografer perempuan menjadi penting untuk menghadirkan rasa nyaman sekaligus hasil dokumentasi yang tetap maksimal,” katanya.
Diakuinya, dunia fotografi selama ini masih didominasi oleh laki-laki, namun hal tersebut bukan menjadi penghalang bagi perempuan untuk berkarya. Menurutnya, dengan kemampuan, kemauan belajar, dan konsistensi, perempuan juga mampu bersaing di bidang yang sama.
“Memang kebanyakan fotografer itu laki-laki, tapi bukan berarti perempuan tidak bisa masuk ke dunia ini. Selama mau belajar dan terus mengasah kemampuan, perempuan juga bisa punya peran besar di dunia fotografi,” ujarnya.
Weni merasakan perkembangan teknologi saat ini juga membuka peluang yang lebih luas bagi siapa saja, termasuk perempuan, untuk mulai belajar fotografi. Kamera pada telepon genggam modern yang semakin canggih membuat proses belajar menjadi lebih mudah dan fleksibel.
“Sekarang siapa saja bisa mulai belajar fotografi dari handphone. Tinggal bagaimana kita mau konsisten atau tidak dalam mengasah kemampuan, yang penting itu bukan alatnya dulu, tapi kemauan untuk belajar,” jelasnya.
Weni berharap semakin banyak perempuan berani terjun ke dunia fotografi tanpa merasa terbatas oleh stereotip atau pandangan masyarakat. Ia juga mengajak generasi muda perempuan untuk memanfaatkan peluang yang ada, mengembangkan kreativitas, serta menjadikan fotografi sebagai ruang ekspresi dan kontribusi positif di masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....