Penipuan Pengemasan Tantangan Cemilan Gemoy Pontianak

  • 09 Feb 2026 16:29 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Di tengah geliat pertumbuhan UMKM kuliner di Kalimantan Barat, pelaku usaha dituntut semakin adaptif menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keamanan transaksi hingga kualitas distribusi produk. Hal ini turut dirasakan Cemilan Gemoy Pontianak dalam menjaga keberlanjutan usahanya di tengah persaingan pasar yang kian dinamis.

Owner Cemilan Gemoy Pontianak, Dedi Supryadi, mengungkapkan bahwa ancaman penipuan masih menjadi persoalan serius yang dapat berdampak langsung pada kepercayaan konsumen. Praktik penipuan, terutama dalam transaksi daring, mendorong pelaku usaha untuk lebih waspada dalam menerima dan memproses pesanan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, manajemen Gemoy Pontianak memperketat proses verifikasi pesanan serta melakukan seleksi terhadap mitra penjualan berbasis daring. Pembaruan standar operasional juga dilakukan guna memastikan setiap transaksi berjalan lebih aman dan transparan.

“Penipuan masih menjadi ancaman bagi pelaku UMKM, sehingga kami harus ekstra hati-hati menerima pesanan,” ujar Dedi Supryadi dalam Obrolan UMKM Bicara RRI Entikong, Senin 9 Februari 2026.

Selain persoalan transaksi, Dedi menyoroti tantangan lain yang tak kalah penting, yakni pengemasan produk. Seiring meningkatnya pengiriman ke luar daerah, kualitas kemasan menjadi faktor krusial dalam menjaga mutu produk hingga sampai ke tangan konsumen.

Menurutnya, pengemasan yang kurang tepat berisiko merusak produk dan menurunkan tingkat kepuasan pelanggan. Karena itu, pengemasan tidak lagi dipandang sekadar sebagai pembungkus, melainkan bagian dari layanan yang menentukan citra usaha.

“Pengemasan bukan sekadar membungkus, tetapi menjaga kualitas produk sampai ke konsumen,” kata Dedi.

Guna menjawab tantangan tersebut, Cemilan Gemoy Pontianak terus melakukan inovasi kemasan agar lebih aman, menarik, dan sesuai standar pengiriman jarak jauh. Di sisi lain, kerja sama dengan jasa pengiriman terpercaya juga diperkuat untuk meminimalkan risiko kerusakan selama proses distribusi.

Ke depan, kata Dedi Cemilan Gemoy Pontianak menargetkan peningkatan sistem keamanan transaksi dan penyempurnaan standar pengemasan secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM lokal di tingkat regional maupun nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....