Muhasabah Mendorong Kesadaran Menjaga Lingkungan dan Kemaslahatan
- 17 Sep 2026 08:39 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Persoalan kehidupan, termasuk kerusakan lingkungan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dapat menjadi momentum bagi setiap muslim untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Dalam Islam, setiap persoalan tidak hanya dilihat dari dampaknya, tetapi juga dapat menjadi bahan renungan untuk mengevaluasi kesalahan, memperbaiki perilaku, dan meningkatkan tanggung jawab dalam menjalani kehidupan.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kapuas, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Maulidan Albani, mengajak masyarakat menjadikan muhasabah sebagai langkah untuk memperbaiki diri. Menurutnya, introspeksi tidak cukup hanya dengan menyadari kesalahan, tetapi harus diikuti perubahan sikap dan tindakan agar kesalahan yang sama tidak kembali terjadi.
“Muhasabah harus melahirkan perubahan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Maulidan Albani dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Rabu 16 September 2026.
Menurutnya, menjaga lingkungan juga berkaitan dengan bagaimana seseorang mengendalikan sikap dan keinginannya. Setiap tindakan perlu dipertimbangkan agar tidak menimbulkan kerusakan, merugikan masyarakat, maupun mengganggu kehidupan orang lain. Kesadaran tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab manusia dalam menjalankan amanah di muka bumi.
“Jangan sampai kepentingan pribadi membuat kita melakukan tindakan yang merugikan orang banyak,” jelasnya.
Maulidan menambahkan, konsep kemaslahatan dalam Islam dapat menjadi dasar dalam mendorong perlindungan lingkungan. Kemaslahatan tidak hanya menyangkut kepentingan diri sendiri, tetapi juga kebaikan dan manfaat yang dirasakan masyarakat secara luas. Karena itu, menjaga lingkungan dapat dipandang sebagai upaya menjaga kehidupan, kesehatan, keamanan, dan kenyamanan bersama.
“Menjaga lingkungan adalah bagian dari ikhtiar menghadirkan kemaslahatan bagi sesama,” katanya.
Maulidan berharap berbagai persoalan lingkungan, termasuk karhutla, dapat menjadi cermin bagi masyarakat untuk memperbaiki diri. Muhasabah diharapkan tidak berhenti pada penyesalan, tetapi diwujudkan melalui perubahan perilaku, tanggung jawab dalam bertindak, kepedulian terhadap lingkungan, serta upaya menjaga kemaslahatan bersama sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai Islam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....