Perbanyak Istigfar, Dekatkan Hati Kepada Allah SWT
- 15 Sep 2026 12:59 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Istigfar merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam dan memiliki keutamaan besar bagi kehidupan seorang muslim. Dengan memperbanyak istigfar, umat Islam tidak hanya memohon ampun atas kesalahan dan dosa, tetapi juga berupaya mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperbaiki kualitas kehidupan spiritual.
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Beduai, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sanggau, Deni Juanda, mengajak masyarakat untuk membiasakan diri memperbanyak istigfar dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, istigfar menjadi salah satu bentuk kesadaran seorang hamba bahwa manusia tidak luput dari kesalahan dan senantiasa membutuhkan ampunan serta pertolongan Allah SWT.
"Memperbanyak istigfar merupakan salah satu cara kita mendekatkan diri kepada Allah SWT, ketika kita menyadari kesalahan, memohon ampun dan berusaha memperbaiki diri, di situlah terlihat ketundukan dan ketaatan kita sebagai seorang hamba," ungkap Deni Juanda dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Selasa 15 September 2026.
Ia menjelaskan, istigfar tidak seharusnya hanya diucapkan ketika seseorang sedang menghadapi masalah. Istigfar perlu dijadikan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, baik setelah melaksanakan ibadah, ketika menyadari kesalahan, maupun sebagai bentuk dzikir untuk senantiasa mengingat Allah SWT.
Menurutnya, salah satu keutamaan istigfar adalah menjadi sarana memohon ampun kepada Allah SWT. Namun, istigfar juga seharusnya diikuti dengan upaya meninggalkan perbuatan yang dilarang agama, memohon ampun tidak cukup hanya dengan ucapan, tetapi perlu diwujudkan melalui perubahan sikap dan perilaku.
"Kalau kita beristigfar, maka jangan hanya berhenti pada lisan, kita juga harus berusaha meninggalkan kemaksiatan, menjauhi larangan Allah, memperbaiki hubungan dengan sesama dan meningkatkan amal kebaikan," jelasnya.
Deni mengatakan, memperbanyak istigfar dapat membantu seseorang memiliki hati yang lebih tenang karena selalu mengingat Allah SWT. Kesadaran untuk memohon ampun juga dapat mendorong seseorang melakukan introspeksi terhadap perbuatan yang telah dilakukan serta berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.
Ia mengingatkan, kedekatan seorang muslim dengan Allah SWT tidak hanya dibangun melalui banyaknya ucapan dzikir, tetapi juga melalui ketaatan dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Istigfar menjadi bagian dari proses tersebut karena mengajarkan manusia untuk rendah hati, menyadari kelemahan diri dan kembali kepada Allah SWT.
"Jangan menunggu melakukan dosa besar baru beristigfar, biasakan istigfar setiap hari, karena kita sebagai manusia pasti memiliki kekurangan, yang terpenting adalah menyadari kesalahan, memohon ampun dan sungguh-sungguh berusaha untuk tidak mengulanginya," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....