Dari Bahan hingga APD, Ini Kunci Keamanan Pangan
- 13 Sep 2026 16:46 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Keamanan pangan perlu menjadi perhatian utama dalam setiap proses penyediaan makanan, terutama untuk memastikan pangan yang dikonsumsi masyarakat tetap aman, bersih, dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Pengawasan tidak hanya dilakukan terhadap bahan makanan, tetapi juga mencakup proses pengolahan, sanitasi lingkungan dan peralatan, serta kebersihan personal penjamah makanan.
“Yang perlu diperhatikan dari sisi keamanan pangan, pertama harus sesuai spesifikasi, kemudian penerapan sanitasi dan higiene personal juga harus diperhatikan,” ungkap Nani Maulidia, Ahli Gizi Kabupaten Sanggau, dalam Dialog MBG, Sabtu 12 September 2026.
Ia mengatakan,Kesesuaian spesifikasi diperlukan untuk memastikan bahan pangan yang digunakan memenuhi persyaratan dan layak diolah sebelum sampai kepada konsumen. Pada tahap pengolahan, kebersihan tempat, peralatan, serta lingkungan kerja juga harus dijaga untuk mencegah terjadinya kontaminasi yang dapat memengaruhi keamanan pangan.
“Sanitasi itu berkaitan dengan bagaimana kita menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan yang digunakan, sedangkan higiene personal berkaitan dengan kebersihan orang yang menangani makanan, yang mana kedua aspek tersebut harus diterapkan secara konsisten selama proses penyiapan hingga makanan selesai diolah dan siap disajikan” ungkapnya.
Nani menjekaskan, selain sanitasi, kebersihan penjamah makanan menjadi bagian penting dalam menjaga mutu dan keamanan pangan karena manusia dapat menjadi salah satu sumber kontaminasi selama proses pengolahan. Karena itu, penggunaan alat pelindung diri atau APD perlu diterapkan sebagai bagian dari standar higiene personal saat menangani makanan.
“Untuk alat pelindung diri seperti tutup kepala harus digunakan, kemudian harus memakai apron, sarung tangan dan masker,dan penggunaan perlengkapan tersebut membantu menjaga kebersihan penjamah makanan sekaligus mengurangi risiko kontaminasi terhadap pangan yang sedang diproses,” katanya
Nani berharap, penerapan keamanan pangan pada akhirnya membutuhkan kedisiplinan di setiap tahapan, mulai dari memastikan bahan sesuai spesifikasi, menjaga sanitasi dan kebersihan peralatan, hingga menerapkan higiene personal serta penggunaan APD. Langkah tersebut penting untuk menekan risiko kontaminasi dan memastikan makanan yang dihasilkan tetap aman, berkualitas, serta layak dikonsumsi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....