BPBD Sanggau Fokus Pantau Kapuas dan Trans Kalimantan
- 01 Sep 2026 15:46 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID,Sanggau - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sanggau masih menjadi perhatian serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kecamatan Kapuas dan jalur Trans Kalimantan menjadi wilayah yang mendapat perhatian dan pemantauan lebih intensif.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sanggau, Didit Richardi mengatakan, Kecamatan Kapuas dan jalur Trans Kalimantan saat ini menjadi wilayah yang masih menjadi perhatian utama pihaknya. Kedua wilayah tersebut terus dipantau untuk memastikan potensi karhutla dapat diantisipasi sejak dini.
“Untuk saat ini yang masih menjadi perhatian dan fokus utama kami adalah Kecamatan Kapuas dan jalur Trans Kalimantan. Kami terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di wilayah tersebut, terutama apabila ditemukan adanya titik api,” kata Didit dalam Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Selasa 1 September 2026.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut menjadi fokus BPBD mengingat potensi munculnya titik api masih dapat terjadi, terutama ketika kondisi cuaca mendukung. Pemantauan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar setiap indikasi kebakaran dapat segera diketahui dan ditangani sebelum meluas.
Menurut Didit, jalur Trans Kalimantan menjadi salah satu kawasan yang perlu mendapat perhatian karena aktivitas masyarakat dan kondisi lingkungan dapat mempengaruhi potensi terjadinya kebakaran. BPBD juga terus berkoordinasi dengan personel di lapangan guna mempercepat penanganan apabila ditemukan indikasi kebakaran.
“Kami terus meningkatkan kesiapsiagaan, terutama terhadap informasi adanya titik api atau kebakaran di wilayah yang menjadi fokus pemantauan. Setiap informasi yang masuk akan segera ditindaklanjuti bersama personel di lapangan,” katanya.
Didit menegaskan, BPBD Sanggau mengingatkan masyarakat di Kecamatan Kapuas maupun sepanjang jalur Trans Kalimantan untuk ikut berperan dalam mencegah karhutla. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau kepulan asap di sekitar wilayahnya.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran yang berpotensi menimbulkan karhutla, karena api dapat dengan cepat meluas ketika kondisi mendukung. Peran masyarakat sangat penting dalam membantu mencegah dan menangani karhutla sejak awal,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....