Orang Beriman Tetap Membutuhkan Nasihat agar Tak Lalai
- 18 Agt 2026 22:24 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID,Sanggau - Orang yang beriman tetap membutuhkan nasihat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Nasihat bukan berarti seseorang tidak mengetahui ajaran agama, melainkan menjadi pengingat agar manusia tidak mudah lalai, lupa, maupun terlena dengan kesibukan dunia.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Balai, Tri Nugraheni, mengatakan manusia pada dasarnya memiliki sifat mudah lupa dan lalai. Karena itu, saling mengingatkan dalam kebaikan menjadi bagian penting untuk menjaga keimanan dan ketakwaan.
“Orang yang beriman tetap membutuhkan nasihat, bukan karena mereka tidak tahu, tetapi karena manusia itu mudah lalai, mudah lupa, dan terkadang malas dalam menjalankan apa yang sudah diketahuinya,” ungkap Tri Nugraheni, dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Selasa 18 Agustus 2026.
Menurutnya, kebiasaan menerima nasihat dapat membantu seseorang kembali mengingat kewajiban dan memperbaiki diri ketika mulai menjauh dari nilai-nilai agama. Nasihat juga menjadi sarana untuk saling menguatkan agar seseorang tetap berada dalam jalan kebaikan.
“Nasihat itu menjadi pengingat bagi kita semua, karena apa yang sudah kita ketahui belum tentu selalu kita lakukan. Manusia perlu terus diingatkan agar tidak terlena dan tetap istiqamah,” katanya.
Tri menjelaskan, hal tersebut sejalan dengan makna Surat Az-Zariyat ayat 55 yang mengingatkan agar manusia terus memberikan peringatan, karena peringatan tersebut bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. Dengan demikian, nasihat bukan hanya ditujukan kepada orang yang belum mengetahui, tetapi juga kepada mereka yang telah memahami ajaran agama.
“Sebagaimana pesan dalam Surat Az-Zariyat ayat 55, teruslah memberi peringatan karena peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang beriman. Kita semua membutuhkan pengingat agar iman tetap terjaga dan kehidupan semakin dekat dengan kebaikan,” ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....