Fespati Sanggau Ungkap Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemanah

  • 17 Jul 2026 22:38 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Olahraga panahan tradisional tidak hanya membutuhkan ketepatan membidik sasaran, tetapi juga kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan saat latihan. Salah satu faktor yang paling berpengaruh adalah arah dan kekuatan angin yang dapat mengubah laju anak panah.

Sekretaris Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) Kabupaten Sanggau, Bahariawan Moeslim, mengatakan setiap pemanah harus memperhatikan kondisi cuaca, terutama hembusan angin sebelum melepaskan anak panah. Akurasi menjadi hal utama yang tidak boleh diabaikan selama latihan berlangsung.

"Hal yang paling penting saat latihan panahan adalah memperhatikan kondisi angin. Jika busur sudah ditarik lalu angin tiba-tiba bertiup, berhentilah sejenak sebelum melepaskan anak panah, dan kami berharap ke depan tersedia tempat latihan yang memadai agar pembinaan panahan tradisional semakin optimal," kata Bahariawan Moeslim dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Jumat 17 Juli 2026.

Menurutnya, angin yang datang secara tiba-tiba dapat memengaruhi arah tembakan sehingga berpotensi membuat anak panah meleset dari sasaran. Karena itu, pemanah perlu memiliki kesabaran dan tidak terburu-buru saat berada dalam posisi membidik.

Ia mengungkapkan, apabila pemanah telah menarik busur kemudian angin tiba-tiba bertiup, sebaiknya menunda pelepasan anak panah hingga kondisi kembali stabil. Langkah sederhana tersebut dinilai mampu menjaga hasil tembakan tetap akurat.

Dijelaskannya, selain faktor angin, disiplin dalam mengikuti prosedur latihan juga menjadi bagian penting dalam olahraga panahan tradisional. Setiap peserta diharapkan mematuhi arahan pelatih serta memastikan area latihan dalam kondisi aman sebelum memulai aktivitas.

Bahariawan menilai ketersediaan fasilitas latihan yang memadai juga menjadi kebutuhan penting bagi perkembangan olahraga panahan tradisional di Kabupaten Sanggau. Lapangan yang representatif akan memberikan rasa aman sekaligus mendukung peningkatan kemampuan para atlet.

Menurutnya, sarana latihan yang baik dapat dimanfaatkan untuk pembinaan atlet sejak usia dini hingga persiapan menghadapi berbagai kejuaraan. Dengan fasilitas yang memadai, proses latihan dapat berlangsung lebih efektif dan terarah.

Fespati Kabupaten Sanggau kata Bahariawan terus berupaya mendorong minat masyarakat terhadap olahraga panahan tradisional sebagai bagian dari pelestarian budaya sekaligus pembinaan prestasi. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan mampu mempercepat pengembangan cabang olahraga tersebut di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....