Psikolog Dorong Penguatan Kesehatan Mental Penyandang Disabilitas
- 29 Jun 2026 08:07 WIB
- Entikong
RRI CO.ID, Entikong - Penguatan kesehatan mental dinilai menjadi faktor penting untuk meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas. Dukungan keluarga, masyarakat, dan layanan profesional berperan besar dalam membantu mereka mengembangkan potensi serta berpartisipasi dalam kehidupan sosial.
Psikolog Kalimantan Barat, Kanti Wahyuning Suci mengatakan kesehatan mental yang baik membuat penyandang disabilitas lebih percaya diri dalam mengambil keputusan. Kondisi tersebut juga mendorong mereka menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri.
"Kesehatan mental yang terjaga membantu penyandang disabilitas membangun rasa percaya diri dan kemandirian dalam kehidupan," kata Kanti dalam program Ruang Disabilitas RRI Entikong-Sanggau, Minggu 28 Juni 2026.
Menurutnya, pendampingan psikologis yang berkelanjutan membantu penyandang disabilitas menghadapi tekanan sosial dan berbagai tantangan di lingkungan sekitar. Pendampingan juga membuka peluang yang lebih luas untuk belajar, bekerja, dan berpartisipasi di masyarakat.
"Dukungan emosional dari keluarga dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas," ujarnya.
Kanti menilai kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, dan organisasi sosial perlu terus diperkuat. Sinergi tersebut penting untuk memperluas akses layanan kesehatan mental yang inklusif.
Selain itu, edukasi kepada masyarakat dinilai mampu mengurangi stigma terhadap penyandang disabilitas. Lingkungan yang menerima keberagaman akan memperkuat rasa percaya diri dan kesejahteraan psikologis mereka.
"Lingkungan yang menerima perbedaan akan memperkuat ketahanan mental sekaligus mendorong kemandirian penyandang disabilitas secara berkelanjutan," katanya.
Kanti berharap kesehatan mental menjadi bagian integral dalam setiap program pemberdayaan penyandang disabilitas. Menurutnya, upaya tersebut akan mempercepat terwujudnya masyarakat yang inklusif, setara, dan menghargai kemampuan setiap individu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....