Ada Dua Waktu ketika Taubat Tak Lagi Diterima, Jangan Sampai Terlambat

  • 02 Jun 2026 14:16 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Banyak orang menunda taubat karena merasa masih memiliki waktu yang panjang untuk memperbaiki diri. Padahal, dalam ajaran Islam terdapat dua waktu yang menjadi batas berakhirnya kesempatan seseorang untuk memohon ampunan.

Pelaksana Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bonti, Karyadi, menjelaskan bahwa taubat merupakan kewajiban yang harus segera dilakukan setiap kali seseorang melakukan kesalahan. Kebiasaan menunda taubat dapat membuat seseorang semakin jauh dari kesadaran spiritual.

"Taubat adalah jalan pembersihan hati dari dosa dan kesalahan yang dilakukan manusia. Karena itu, setiap mukmin hendaknya tidak menunda-nunda taubat agar tidak terjerumus dalam penyesalan yang berkepanjangan," ujar Karyadi dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Selasa, 2 Juni 2026.

Ia mengatakan bahwa salah satu penyebab kerasnya hati adalah kebiasaan melakukan dosa secara terus-menerus tanpa disertai penyesalan. Kondisi tersebut dapat mengurangi sensitivitas seseorang terhadap nilai-nilai kebaikan dan kebenaran.

"Jangan melihat besar atau kecilnya dosa yang dilakukan, tetapi lihatlah kepada siapa kemaksiatan itu dilakukan. Setiap pelanggaran terhadap perintah Allah SWT wajib diiringi dengan taubat yang sungguh-sungguh," katanya.

Dijelaskan, terdapat dua waktu ketika taubat tidak lagi diterima oleh Allah SWT. Waktu pertama adalah saat seseorang menghadapi sakaratul maut, sedangkan waktu kedua adalah ketika hari kiamat telah tiba.

"Bersegeralah memperbaiki diri sebelum kematian datang tanpa pemberitahuan dan sebelum hari pembalasan dimulai. Pada saat itu, penyesalan dan pengakuan tidak lagi dapat mengubah keadaan seseorang," jelasnya.

Karyadi mengingatkan masyarakat untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperbanyak amal saleh. Kesungguhan dalam bertaubat akan menjadi bekal berharga dalam menghadapi kehidupan setelah kematian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....