Tingkatkan Kepercayaan Konsumen Melalui Edukasi Tera Ulang Timbangan
- 14 Mei 2026 09:49 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Edukasi tera ulang alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) menjadi perhatian pelaku usaha di Kabupaten Sanggau untuk menjamin keakuratan transaksi perdagangan. Langkah ini penting guna memenuhi regulasi pemerintah sekaligus bentuk tanggung jawab moral pedagang terhadap hak konsumen dalam setiap proses jual beli di pasar.
Pemilik usaha Laok Engkayu Sanggau, Dedi Dukun, menyampaikan bahwa pemahaman mengenai tera ulang berdampak positif jangka panjang bagi kredibilitas usaha. Menurutnya, pedagang yang sadar pentingnya akurasi timbangan akan membangun citra positif di mata pelanggan, sehingga loyalitas konsumen terjaga tanpa kekhawatiran kecurangan ukuran.
"Bagi kami tera ulang ini sangat penting agar kami sebagai pedagang bisa memastikan bahwa setiap gram barang yang dibeli konsumen itu akurat, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan dalam transaksi," kata Dedi Dukun dalam dialog RRI Sanggau Menyapa, Kamis 14 Mei 2026.
Menurut Dedi, tera ulang rutin berfungsi melindungi pedagang dari sanksi hukum sesuai Undang-Undang Metrologi Legal. Dengan mengikuti prosedur dinas terkait, pemilik usaha di Sanggau dapat menjalankan bisnis lebih tenang dan profesional tanpa khawatir terhadap pemeriksaan mendadak pihak pengawas secara lebih aman bagi keberlangsungan usaha mereka.
"Kami di Laok Engkayu sangat mendukung langkah ini karena kejujuran dalam menimbang adalah kunci utama dalam mencari keberkahan usaha, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk berbelanja," ucapnya.
Selain melindungi konsumen, kata Dedi, edukasi ini bertujuan meminimalisir kerugian bagi pedagang akibat kerusakan alat timbang yang tidak terdeteksi. Timbangan yang lama tidak dikalibrasi dapat menunjukkan angka salah, merugikan pembeli maupun pedagang karena memberikan porsi berlebih secara tidak sengaja.
Dedi berharap, melalui sinergi pemerintah daerah dan tokoh usaha owner Laok Engkayu, pedagang di Sanggau diharapkan termotivasi melakukan tera ulang mandiri dan berkala. Budaya tertib ukur diharapkan menciptakan iklim perdagangan transparan, dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui penguatan kepercayaan terhadap pasar tradisional maupun modern.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....