Meningkatnya Pelaporan Kekerasan, Tanda Masyarakat Teredukasi

  • 09 Feb 2026 14:23 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Secara umum, meningkatnya jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dipengaruhi oleh bertambahnya kesadaran serta edukasi masyarakat. Banyak orang kini mulai menyadari bahwa terdapat pelanggaran yang terjadi dan perlu dilaporkan untuk dicarikan solusi.

Bahkan, meskipun belum sepenuhnya teredukasi, sebagian masyarakat sudah mampu mengenali suatu tindakan sebagai bentuk pelanggaran. Kesadaran ini mendorong korban untuk melapor dan memperjuangkan hak-haknya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jadi memang kasus meningkat itu ada baiknya juga, karena masyarakat semakin sadar bahwa batas-batas itu ada,” ujar Rusiati, Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak, dalam Obrolan Pengarusutamaan Gender RRI Entikong, Senin 9 Februari 2026.

Menurutnya, masih diperlukan lebih banyak pihak yang bersedia menempatkan diri secara setara dengan berbagai kelompok masyarakat. Termasuk berani membaur dengan kalangan remaja, meskipun terdapat perbedaan usia.

“Meskipun dalam tanda kutip saya ini sudah tua, tapi mau masuk ke kalangan remaja dan menjadi seperti mereka,” jelasnya.

Melalui pendekatan tersebut, berbagai persoalan dapat terungkap, termasuk kasus penyintas remaja yang terlibat tawuran. Dengan edukasi yang tepat, remaja tersebut dapat memahami kesalahan yang telah dilakukan.

Pendekatan ini juga kata Rusiati dinilai mampu membuka kepercayaan diri mereka. Bahkan, remaja tersebut dapat menjadi penghubung untuk membawa pendamping ke komunitasnya dan mengedukasi lingkungan sekitar.

“Untuk membuat mereka lebih sadar dan mengerti tentang gender, dirinya sendiri, serta batas-batas yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” ujarnya.

Rusiati menyakini, upaya mewujudkan kesetaraan menuntut setiap orang untuk bersikap setara tanpa memandang usia. Rasa saling menghargai dan kesadaran akan kesetaraan menjadi kunci dalam membangun lingkungan yang aman dan inklusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....