Literasi Keuangan Penting Hadapi Gejolak Ekonomi

  • 13 Mei 2026 23:00 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Ketidakpastian ekonomi global maupun nasional membuat masyarakat perlu lebih bijak dalam mengelola keuangan dan menentukan langkah investasi. Kondisi ekonomi yang fluktuatif menuntut masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih instrumen investasi agar tetap aman dan menguntungkan di masa depan.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Pontianak, Hasanah mengatakan bahwa masyarakat harus memahami risiko sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Menurutnya, pemahaman terhadap kondisi ekonomi menjadi hal penting agar investasi yang dilakukan dapat sesuai dengan tujuan dan kemampuan finansial masing-masing individu.

“Di tengah ketidakpastian ekonomi, masyarakat harus lebih bijak dalam berinvestasi dengan memahami risiko dan menyesuaikannya dengan kondisi keuangan,” ungkap Hasannah dalam obrolan Inflasi & Investasi RRI Sanggau, Rabu 13 Mei 2026.

Ia menjelaskan bahwa kondisi ekonomi yang tidak stabil dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti inflasi, perubahan nilai tukar, hingga situasi global yang berdampak pada sektor keuangan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan investasi yang menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa memahami risikonya.

Menurutnya, salah satu langkah penting dalam berinvestasi adalah melakukan diversifikasi atau membagi investasi ke beberapa instrumen yang berbeda. Hal tersebut dinilai mampu mengurangi potensi kerugian ketika terjadi gejolak ekonomi.

“Diversifikasi investasi penting dilakukan agar risiko kerugian dapat diminimalkan dan kondisi keuangan tetap lebih stabil,” ucapnya.

Selain itu, Hasannah mengingatkan pentingnya literasi keuangan bagi masyarakat, terutama dalam mengenali investasi legal dan terdaftar di lembaga resmi. Edukasi terkait pengelolaan keuangan dinilai menjadi kunci agar masyarakat tidak terjebak dalam investasi bodong yang merugikan.

“Harapannya masyarakat semakin sadar pentingnya pengelolaan keuangan dan mampu berinvestasi secara bijak agar tetap siap menghadapi ketidakpastian ekonomi di masa mendatang,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....