Mengelola Overthinking dengan Ikhtiar
- 12 Mei 2026 19:56 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Overthinking atau berpikir berlebihan menjadi salah satu kondisi yang banyak dialami masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan sehari-hari yang semakin kompleks dan penuh tekanan. Jika tidak dikelola dengan baik dan secara bijaksana, kondisi tersebut dapat memengaruhi kesehatan mental serta menurunkan kualitas hidup seseorang dalam jangka panjang.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Meliau, Rahmadhani Adiyatma, dalam program Obrolan Mutiara Pagi Islam di RRI Entikong, Selasa 12 Mei 2026 mengatakan overthinking sering muncul akibat rasa khawatir yang berlebihan terhadap sesuatu yang belum tentu terjadi dalam kehidupan seseorang. Oleh karena itu, diperlukan cara yang tepat, bijak, dan menenangkan agar pikiran tetap tenang dan tidak mudah terbebani oleh berbagai tekanan kehidupan sehari-hari.
“Menghadapi overthinking dapat dilakukan dengan memperkuat ikhtiar melalui usaha yang maksimal serta membiasakan diri berpikir positif dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan,” ungkap Rahmadhani.
Menurutnya, ikhtiar menjadi langkah penting agar seseorang tetap fokus mencari solusi dari setiap masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan terus berusaha secara maksimal dan membiasakan diri berpikir positif, seseorang akan lebih mudah mengendalikan pikiran negatif yang berlebihan dan mengganggu ketenangan diri.
Ia menjelaskan selain ikhtiar, sikap tawakkal juga sangat penting dalam menjaga ketenangan hati dan pikiran ketika menghadapi berbagai persoalan hidup yang tidak menentu. Setelah berusaha secara maksimal dengan penuh kesungguhan, seseorang perlu menyerahkan hasilnya kepada Allah agar tidak terus-menerus diliputi rasa cemas dan khawatir yang berlebihan.
Rahmadhani menambahkan kebiasaan mendekatkan diri kepada Allah melalui doa, ibadah, dan aktivitas positif lainnya juga dapat membantu mengurangi overthinking secara perlahan. Dengan hati yang lebih tenang dan pikiran yang lebih terarah, seseorang akan mampu menjalani kehidupan dengan lebih percaya diri, optimis, dan penuh rasa syukur.
“Selain itu, sikap tawakkal kepada Allah setelah berusaha akan membantu seseorang merasa lebih tenang, mengurangi kecemasan, dan menjalani hidup dengan lebih percaya diri serta penuh ketenangan,” katanya.
Rahmadhani berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola pikiran dan emosi di tengah berbagai tantangan kehidupan modern yang terus berkembang saat ini. Dengan demikian, kesehatan mental dapat tetap terjaga dengan baik dan kehidupan dapat dijalani dengan lebih tenang, optimis, serta penuh rasa syukur dalam setiap keadaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....