FOLUR Dorong Pemanfaatan Limbah Sawit dan Ekowisata Berkelanjutan di Sanggau
- 06 Mei 2026 08:41 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Upaya mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal terus dilakukan di Kabupaten Sanggau melalui Program FOLUR (Food Systems, Land Use and Restoration). Program ini berfokus pada pengelolaan lanskap terpadu guna mendukung keberlanjutan sistem pangan, tata guna lahan, serta restorasi lingkungan.
Salah satu implementasinya dilakukan melalui pelatihan budidaya jamur merang berbahan limbah kelapa sawit yang digelar di Desa Empodis, Kecamatan Bonti, pada 28 April 2026. Kegiatan ini diikuti perwakilan petani dari sejumlah desa, seperti Bonti, Sami, Bahta, Upe, Kampuh, Bantai, Majel, dan Empodis.
Kepala Desa Empodis, Yesaya Teflopo mengatakan pemanfaatan limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) menjadi jamur merang membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa. Menurutnya, potensi ini menjanjikan karena bahan baku melimpah dan proses budidayanya relatif mudah dilakukan.
“Pengembangan jamur sawit ini merupakan salah satu peluang yang baik bagi kami di sini, mengingat potensi limbah yang berlimpah dan proses budidayanya bisa dipraktikkan secara sederhana. Kami akan mengembangkan budidaya jamur ini sebagai salah satu inovasi dari Desa Empodis,” ungkap Yesaya Teflopo, Rabu 6 Mei 2026.
Disampaikannya, pelatihan ini memberikan pemahaman menyeluruh kepada peserta, mulai dari pengenalan jamur, teknik budidaya, hingga analisis usaha dan peluang pasar. Selain itu, peserta juga melakukan praktik langsung, seperti pembuatan media tanam, proses sterilisasi, penanaman bibit, hingga panen dan pascapanen.
Menurutnya, jamur merang memiliki keunggulan dari sisi siklus produksi yang singkat, kebutuhan lahan terbatas, serta pasar yang sudah tersedia. Hal ini menjadikan budidaya jamur sebagai alternatif usaha produktif yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mengurangi limbah perkebunan.
Sebagai tindak lanjut, program ini akan dilanjutkan dengan pengembangan demplot di tingkat desa, penyediaan sarana produksi, serta pendampingan teknis dan manajemen usaha bagi masyarakat. Penguatan jaringan pemasaran lokal juga menjadi bagian dari strategi pengembangan ke depan.

Selain sektor pertanian, Program FOLUR juga mendorong pengembangan jasa lingkungan berbasis ekowisata, salah satunya di Hutan Wisata Pulau Engkunyit, Desa Pusat Damai, Kecamatan Parindu. Kawasan seluas ±15,8 hektare ini dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata alam berbasis konservasi.
Sementara itu Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sanggau, Toto Martono mengatakan kawasan tersebut berpotensi menjadi destinasi unggulan di daerah. Menurutnya, pengembangan kawasan itu juga dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kawasan Hutan Wisata Pulau Engkunyit memiliki potensi besar untuk dikembangkan, tidak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat,” katanya.
Tim Project Management Unit FOLUR, Bonie Dewantara mengatakan pihaknya akan terus mendorong pengembangan potensi desa secara berkelanjutan. Ia menambahkan, dukungan kegiatan di lapangan serta penguatan kapasitas masyarakat menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi yang ada.
“FOLUR akan berupaya mendorong pengembangan Hutan Pulau Engkunyit serta potensi desa lainnya melalui dukungan kegiatan di lapangan dan penguatan masyarakat,” ucapnya.
Di satu sisi, Kepala Desa Pusat Damai, Siprianus mengungkapkan komitmen pemerintah desa dalam mendukung pengembangan ekowisata di wilayahnya. Ia menyebutkan, sektor tersebut menjadi salah satu prioritas pembangunan desa yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami akan terus mendorong pengembangan wisata ini agar dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program FOLUR di Kabupaten Sanggau yang dilakukan secara kolaboratif lintas sektor. Program ini diharapkan mampu mendorong pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....