Generasi Kuat Hadapi Tantangan Zaman Modern
- 21 Apr 2026 16:56 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Tantangan perkembangan zaman yang semakin pesat dan dinamis saat ini menuntut generasi muda untuk memiliki ketahanan diri yang kuat, adaptif, serta berintegritas tinggi. Di tengah berbagai pengaruh negatif yang semakin kompleks dan beragam, generasi muda diharapkan mampu tetap kokoh dalam menjaga nilai, prinsip, serta jati diri dalam kehidupan sehari-hari.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sekayam, Maulidan Al Bani, dalam program Obrolan Mutiara Pagi Islam di RRI Entikong, Selasa 21 April 2026 mengatakan menjadi generasi kuat bukanlah hal yang instan dan mudah, melainkan membutuhkan proses panjang, pembelajaran berkelanjutan, serta kesadaran diri yang mendalam. Hal ini sangat penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh arus perubahan zaman yang begitu cepat dan tidak selalu sesuai dengan nilai-nilai kebaikan.
“Menjadi generasi kuat di tengah zaman yang lemah menuntut keteguhan iman, mental yang tangguh, serta kemampuan menyaring pengaruh negatif dari lingkungan dan perkembangan zaman,” kata Maulidan Al Bani.
Menurutnya, tantangan zaman saat ini tidak hanya berasal dari lingkungan sekitar yang nyata, tetapi juga dari perkembangan teknologi dan arus informasi digital yang sangat cepat dan tidak terbatas. Oleh karena itu, generasi muda perlu memiliki kemampuan yang bijak dan kritis untuk memilah informasi yang bermanfaat serta menghindari berbagai hal yang dapat merugikan diri sendiri.
Ia menjelaskan bahwa membangun karakter yang kuat dan berakhlak mulia menjadi salah satu kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan yang semakin kompleks. Karakter yang kokoh dan terarah akan membantu seseorang tetap berada pada jalur yang benar meskipun harus menghadapi berbagai tekanan dan godaan dari lingkungan sekitar.
Maulidan menambahkan bahwa disiplin dan konsistensi dalam menjalani kehidupan sehari-hari juga menjadi faktor penting dalam membentuk generasi yang tangguh dan bertanggung jawab. Selain itu, penerapan nilai-nilai kebaikan secara nyata dalam kehidupan akan semakin memperkuat jati diri generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman.
“Dengan membangun karakter, disiplin, dan nilai-nilai kebaikan, generasi muda dapat tetap kokoh serta mampu memberikan dampak positif bagi diri sendiri dan masyarakat,” katanya.
Maulidan berharap generasi muda dapat terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat kemampuan, serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal negatif yang dapat merusak masa depan. Dengan demikian, mereka dapat menjadi generasi yang kuat, berdaya saing tinggi, serta mampu membawa perubahan positif bagi masa depan bangsa dan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....