Empat Hal yang Akan Dipertanyakan di Akhirat

  • 17 Apr 2026 17:04 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong Kesadaran akan pertanggungjawaban hidup menjadi pengingat penting bagi setiap manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dalam ajaran Islam, seluruh aspek kehidupan tidak lepas dari hisab atau perhitungan di akhirat kelak.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menegaskan bahwa setiap manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas empat perkara utama sebelum beranjak dari tempatnya pada hari kiamat. Keempat hal tersebut meliputi umur, jasad, ilmu, dan harta.

Hal ini disampaikan Eko Setyo Nugroho Kepala KUA Kecamatan Mukok, dalam program Obrolan Mutiara Pagi RRI Pro 1 Sanggau, Jumat 17 April 2026. Ia menjelaskan bahwa keempat aspek tersebut menjadi ukuran utama dalam menilai kualitas kehidupan seseorang.

“Kaki seorang hamba tidaklah beranjak pada hari kiamat hingga ia ditanya tentang umurnya untuk apa dihabiskan, jasadnya untuk apa digunakan, ilmunya untuk apa diamalkan, dan hartanya dari mana diperoleh serta ke mana dibelanjakan,” kata Eko.

Menurutnya, hadis tersebut menegaskan bahwa tidak ada satu pun yang terlewat dari perhitungan Allah SWT. Setiap detik waktu, tenaga yang digunakan, ilmu yang dimiliki, hingga harta yang diperoleh akan dihisab secara adil dan rinci.

Oleh karena itu, Eko mengingatkan agar setiap individu mampu memanfaatkan waktu, tenaga, ilmu, dan harta secara bijak serta bertanggung jawab. Kesadaran ini penting untuk mendorong manusia lebih berhati-hati dalam bertindak dan memperbanyak amal kebaikan sebagai bekal di akhirat.

Selain itu, Ia mengarisbawahi pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari nikmat rezeki yang sering kali diabaikan. Menurutnya, kesehatan memiliki nilai yang sangat tinggi karena menjadi penunjang utama dalam menjalankan aktivitas dan ibadah.

“Kesehatan ini kadang kita lalai, baru kita sadari ketika sakit, barulah terasa betapa besar nikmat yang Allah berikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, seseorang yang memiliki harta melimpah namun tidak sehat tidak akan mampu menikmati kehidupannya secara optimal. Karena itu, menjaga kesehatan menjadi bentuk syukur yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Masyarakat kata Eko diimbau untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga kondisi fisik dan mental, serta tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk beribadah dan berbuat kebaikan. Dengan demikian, setiap nikmat yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan bernilai di hadapan Allah SWT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....