Kebersihan Hati Jadi Kunci Jalani Hidup Seimbang

  • 08 Apr 2026 06:24 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Dalam menjalani keseharian dalam hidupnya, manusia seringkali dihadapkan pada berbagai keadaan yang dapat berpengaruh pada tujuan dan arah hidupnya. Manusia dituntut untuk menyadari setiap perbuatannya dengan terus memperbaiki diri, baik dari sisi lahir maupun batin, agar hidupnya tetap berada pada jalan sudah ditentukan oleh Allah SWT.

"Dalam menggali kehidupan perlu beberapa aspek yang wajib kita kaji sebagai penyeimbang dalam menjalani kehidupan, salah satunya adalah bercermin kepada perjalanan-perjalanan orang-orang soleh," kata Penyuluh Agama Islam Kecamatan Meliau, Abdul Ghofur dalam Obrolan Mutiara Pagi Islam RRI Sanggau, Rabu 8 April 2026.

Menurut Ghofur, bercermin kepada perjalanan hidup orang-orang soleh, berarti memahami bagaimana cara mereka mengatur kehidupannya agar senantiasa berada pada jalur yang diridhoi dan dicintai oleh Allah SWT. Salah satu cerminan dari perjalanan hidup orang saleh, Ghofur menyampaikan salah satunya adalah kebersihan hati yang merupakan pondasi dasar dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Ia menyebut sebagai manusia terkadang kita lupa untuk mengingat kemana tujuan dan arah hidup yang sekarang dijalani di dunia yang sifatnya sementara. Bahkan, sebagian besar orang hanya berfokus pada kesibukan untuk menata penampilan bagian luar diri tanpa memperhatikan isi dalam hati, pikiran, dan tidak jarang terjebak dalam hiruk pikuk kehidupan duniawi.

"Kita ada yang lupa bahwa hidup ini tujuannya kemana dan untuk apa, ketika kita hanya sibuk menata bagian luarnya saja tanpa memperhatikan isi dalamnya, ibaratnya kita ini seperti kendaraan sepeda motor," ujarnya.

Ia mencontohkan, diluar sana banyak kendaraan sepeda motor yang jika dilihat dari bodi luarnya sangat berkilau, tapi tidak pernah diperhatikan kondisi bagian-bagian dalam motor, seperti mesin. Ilustrasi ini, kata Ghofur sama halnya dengan manusia yang hanya sibuk memperhatikan dan membaguskan tampilan-tampilan luar saja, tanpa melihat diri sendiri secara lebih mendalam.

Oleh sebab itu, Ghofur mengajak umat Islam untuk meninjau diri sendiri terlebih dahulu, berkaitan dengan sudah sejauh mana disibukkan oleh urusan-urusan yang membuat seseorang jauh dari Allah SWT. Sehingga perlu dilakukan dan periksa dalam diri masing-masing, mengingat Allah SWT tidak pernah sekalipun meninggalkan umatnya, sekalipun umatnya melakukan hal yang berpotensi membuatnya jatuh ke dalam dosa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....