Aktivitas manusia picu kenaikan suhu bumi global

  • 05 Apr 2026 21:47 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID,Entikong - Aktivitas manusia terus menjadi sorotan utama dalam isu perubahan iklim yang semakin mengkhawatirkan. Berbagai kegiatan seperti pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi, aktivitas pertanian, hingga limbah industri terbukti berkontribusi besar terhadap meningkatnya suhu bumi secara global.

Menurut Julinda Sukhri Lubis, guru MTsN 02 Sanggau, pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam menghasilkan emisi gas rumah kaca yang tinggi. Gas-gas ini, terutama karbon dioksida, terperangkap di atmosfer dan menyebabkan efek rumah kaca yang membuat suhu bumi terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Kita sering tidak menyadari bahwa aktivitas sehari-hari seperti penggunaan kendaraan bermotor dan listrik berlebihan turut menyumbang pemanasan global,” kata Julinda Sukhri Lubis dalam Obrolan Green Radio RRI Entikong, Sabtu 4 April 2026.

Selain itu, kata Julinda, deforestasi atau penebangan hutan secara besar-besaran juga memperparah kondisi lingkungan. Hutan yang seharusnya berfungsi menyerap karbon dioksida justru berkurang drastis, sehingga keseimbangan ekosistem terganggu dan suhu bumi semakin meningkat.

“Penggunaan pupuk kimia berlebihan dan pembuangan limbah industri tanpa pengolahan yang baik dapat menghasilkan gas berbahaya yang mempercepat perubahan iklim,” ujarnya.

Ia menyampaikan, dampak dari berbagai aktivitas ini sudah mulai dirasakan, mulai dari cuaca ekstrem, meningkatnya suhu rata-rata global, hingga mencairnya es di kutub. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat mengancam kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya di masa depan.

“Perubahan harus dimulai dari hal kecil, seperti menghemat energi, menanam pohon, dan mengurangi penggunaan plastik agar bumi tetap lestari,” ucapnya.

Julinda menekankan pentingnya kesadaran terhadap dampak aktivitas manusia masih perlu ditingkatkan. Aktivitas pertanian dan limbah industri juga tidak kalah berpengaruh dan peran generasi muda juga sangat perlu dalam mengatasi masalah ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....