Literasi Anak Era Digital Hadapi Tantangan Serius
- 02 Apr 2026 19:11 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus digitalisasi, literasi anak menjadi salah satu perhatian penting dalam dunia pendidikan. Kemudahan akses informasi melalui gawai dan internet di satu sisi memberikan manfaat, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan besar terhadap minat baca anak.
Penulis buku Kabupaten Sanggau, Resti Kencana, menyampaikan bahwa minat baca di Indonesia masih tergolong rendah, terlebih dengan masifnya penggunaan media sosial di kalangan anak dan remaja. Menurutnya, banyak anak kini lebih tertarik menghabiskan waktu dengan melihat konten di media sosial dibandingkan membaca buku.
“Minat baca kita di indonesia masih rendah, apalagi dengan kehadiran media sosial yang begitu masif. Anak-anak cenderung lebih senang scrolling daripada membaca,” ungkap Resti Kencana dalam Dialog Sanggau Menyapa, Kamis 2 April 2026.
Resti menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam meningkatkan literasi anak di era digital adalah adanya kompetisi perhatian, generasi Z dan Alpha tumbuh dalam lingkungan yang serba cepat dan visual, sehingga membutuhkan pendekatan yang berbeda untuk menumbuhkan minat baca. Perubahan karakter generasi ini membuat buku harus mampu bersaing dengan konten digital yang lebih menarik secara visual dan instan, oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam penyajian bahan bacaan agar lebih interaktif dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Lebih lanjut, Resti menyampaikan bahwa solusi untuk meningkatkan literasi anak tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga peran orang tua dan lingkungan. Pendampingan dalam penggunaan gawai serta pembiasaan membaca sejak dini menjadi langkah penting yang harus dilakukan secara konsisten.
“Orang tua perlu hadir dalam membimbing anak menggunakan teknologi, sekaligus menanamkan kebiasaan membaca agar literasi tetap tumbuh di tengah gempuran digital,” ujarnya.
Ia mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah, pendidik, dan kreator konten untuk menghadirkan bahan bacaan yang menarik dan relevan bagi anak-anak masa kini. Dengan pendekatan yang tepat, literasi anak di era digital tetap dapat ditingkatkan meski di tengah derasnya arus informasi.
“Literasi harus beradaptasi dengan zaman yang semakin canggih, sehingga anak-anak tidak hanya menjadi konsumen konten-konten yang ada di sosial media, tetapi juga mampu memahami dan menyaring informasi dengan baik,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....