Makna Tuhan Yesus Menunggangi Keledai di Minggu Palma saat Masuk Kota Yerusalem
- 29 Mar 2026 06:56 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Perayaan Minggu Palma menandai awal pekan suci dalam tradisi Gereja Katolik, yang mengajak umat untuk mengenang peristiwa masuknya Yesus Kristus ke Yerusalem. Dalam peristiwa itu, Tuhan Yesus hadir dengan penuh kerendahan hati, menunggangi seekor keledai sebagai simbol damai, pengorbanan, dan kasih bagi seluruh umat manusia.
"Pada hari ini Gereja Katolik merayakan hari Minggu Palma dan pada minggu palma ini akan memasuki yang namanya pekan suci", kata Anggota Komisi Katekese Keuskupan Sanggau, Ignasius Sukandani dalam Obrolan Mutiara Pagi Katolik RRI Sanggau, Minggu 29 Maret 2026.
Menurutnya, pada perayaan Minggu Palma, umat Katolik di seluruh dunia, diajak untuk membayangkan terkait bagaimana suasana kehidupan yang ada di kota Yerusalem pada ribuan tahun yang lalu. Suasana yang dimaksud, seperti sorak sorai hosana yang menggema di kota tersebut, dimana tujuannya adalah untuk menyambut sang raja yang menunggangi seekor keledai beban dan bersedia mengorbankan dirinya untuk menebus dosa umat manusia yang percaya kepadanya.
Ignasius menyampaikan, Tuhan Yesus Kristus tidak datang dengan kereta kencana atau pasukan kekuatan militer yang sifatnya mengintimidasi umat manusia, melainkan dengan kerendahan hati yang luar biasa. Pilihan Tuhan Yesus menunggangi keledai menurutnya adalah simbol nyata yang harus mampu dipahami oleh umat manusia, bermakna bahwa kekuasaan Tuhan tidak bekerja melalui yang namanya pemaksaan, melainkan melalui penyerahan diri yang utuh.
"Pilihan menunggangi keledai adalah simbol nyata bahwa kekuasaan Tuhan tidak bekerja melalui pemaksaan tetapi melalui penyerahan diri yang utuh," ujar Ignasius.
Lebih lanjut, Ignasius mengatakan pada masa itu, hewan keledai adalah hewa tunggangan yang digunakan oleh rakyat biasa, memiliki simbol kesederhanaan dan kerendahan hati, Hal ini sekaligus melambangkan pelayanan kasih dan keberpihakan Tuhan kepada kaum yang lemah, seklaigus menegaskan bahwa kerjaannya adalah kerjaan yang sifatnya rohani, bukan kerjaan duniawi yang menggunakan kekerasan dalam menjalankan roda kekuasaannya,
Disampaikan Ignasius, dengan tidak menggunakan kekuatan perang yang disertai dengan kekerasan, ia meyakini kasih dan kebenaran yang dibawa oleh Tuhan Yesus, akan mampu menghadirkan damai sejahtera bagi umat manusia yang percaya kepadanya. Pilihan hewan keledai pada Minggu Palma sekali lagi menegaskan bahwa kemenangan Tuhan Yesus dalam menyelamatkan umat manusia, diraih melalui jalan pengorbanan jalan salib, bukan melalui jalan pertumpahan darah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....