Bulan Ramadan Telah Pergi, Umat Islam Diajak untuk Refleksi Diri

  • 27 Mar 2026 07:24 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Bulan suci ramadan sudah berlalu, umat Islam telah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh dan banyak pelajaran didapatkan, yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Perpisah dengan bulan suci ramadan, umat Islam sejatinya dapat senantiasa selalu bersyukur kepada Allah SWT, memohon ampunan, dan melanjutkan yang namanya ibadah.

"Dengan berpisahnya dengan bulan ramadan, kita harus senantiasa untuk merasa bahagia karena bisa melaksanakan amanah dari Allah SWT dengan baik," kata Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Meliau, M. Rinto dalam Obrolan Mutiara Pagi Islam RRI Sanggau, Jum'at 27 Maret 2026.

Menurut Rinto, perginya bulan suci ramadan harus dimaknai dengan bijak oleh setiap umat Islam, karena ada perasaan bahagia yang muncul untuk bisa melakukan amanah dari Allah SWT dengan baik dan sungguh-sungguh. Hal-hal baik di bulan ramadan seperti melaksanakan ibadah puasa, melakukan ibadah terawih, dan tadarus membaca Al-Qur'an adalah kenangan indah yang harus selalu diingat dan diaplikasikan dalam kehidupan setelah ramadan.

Selama menjalankan ibadah puasa di bulan ramadan yang telah berlalu, kata Rinto, umat Islam dilatih selama satu bulan penuh dan saat ini telah selesai melaksanakan amanah dari Allah SWT. Ucapan syukur dan perasaan bahagia, menurut Rinto sejatinya harus dirasakan oleh setiap umat Islam yang berhasil melewati waktu satu bulan tersebut, terus mempertahankan hal-hal baik yang sudah didapatkan pada ramadan 1447 Hijriah yang lalu.

"Disisi lain, kita juga sedih berpisah dengan bulan suci ramadan, karena bulan suci ramadan adalah bulan yang penuh dengan pengampunan," ujarnya.

Menurutnya, umat Islam harus mengevaluasi diri masing-masing dengan perginya bulan ramadan yang dipenuhi dengan kemuliaan, pengampunan, dan rahmat, dimana segala macam bentuk pahala dilipatgandakan. Pada tahun depan, umat Islam dapat kembali bertemu dengan bulan suci ramadan, karena begitu banyak keistimewaan yang didapatkan pada bulan ini dan tidak ditemukan di bulan bulan-bulan lain.

Untuk itu Rinto mengajak umat Islam untuk mampu merefleksikan perginya bulan ramadan sebagai momen untuk muhasabah diri untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dan meningkatkan empati sosial. Selain itu juga diingatkan umat Islam untuk selalu meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, mengendalikan hawa nafsu dan emosi, serta senantiasa harus selalu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....