Doa sebagai Jalan Mengalami Kasih dan Kedamaian Allah

  • 15 Mar 2026 20:48 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Dalam kehidupan iman Katolik, percaya akan kasih Allah bukan hanya soal memahami doktrin atau teori, tetapi merupakan pengalaman nyata yang membimbing manusia untuk menemukan kedamaian, pengharapan, dan sukacita sejati. Kasih Allah yang tercurah tanpa syarat melalui Yesus Kristus menjadi landasan bagi umat untuk berserah sepenuhnya, mengasihi sesama, dan membangun relasi yang mendalam dengan Sang Pencipta.

Penyuluh agama Katolik Kabupaten Sanggau, Nali, dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI SP Sanggau, Minggu 15 Maret 2026, mengungkapkan pengalaman akan kasih Allah tidak akan terasa dan tidak dapat dipahami sepenuhnya tanpa doa yang tulus serta kesadaran akan kehadiran-Nya dalam setiap kesulitan hidup. Ia menekankan bahwa doa bukan hanya ritual, tetapi jembatan yang menghubungkan manusia dengan Allah

“Pengalaman akan kasih Allah ini tidak bisa dipahami jika kita tidak menjalankan doa dan merasakan kehadiran-Nya dalam setiap kesulitan hidup. Karena kasih Allah selalu hadir melalui doa, tanpa doa, kita tidak akan pernah bersatu sepenuhnya dengan Allah,” kata Nali.

Ia menjelaskan bahwa tanpa doa, manusia tidak akan mampu memberikan yang terbaik bagi Allah dan tidak bisa mengklaim bahwa Allah selalu menyertai langkah hidup mereka tanpa terlebih dahulu menjawab panggilan-Nya. Menurutnya, doa adalah sarana untuk membuka hati, memahami kehendak Allah, dan menerima kasih-Nya yang selalu setia. Dalam konteks itu, Allah memberikan janji yang nyata bagi manusia

“Tanpa doa, kita tidak bisa memberikan yang terbaik bagi Allah. Kita tidak bisa berjalan di jalan-Nya dan mengklaim bahwa Allah menyertai tanpa terlebih dahulu menjawab panggilan-Nya. Allah berjanji untuk tidak meninggalkan kita dan selalu hadir karena kasih-Nya yang setia,” ujarnya.

Nali mengungkapkan bahwa Allah memiliki beberapa janji penting bagi hidup manusia, manusia tidak akan ditinggalkan oleh Allah, karena dalam kasih-Nya, Dia selalu hadir memberikan yang terbaik. Kedua, Allah memberikan kedamaian yang melampaui pengertian manusia, karena kasih Allah yang besar bukan sekadar hadir secara spiritual, tetapi juga membawa ketenangan dan damai sejahtera dalam hidup sehari-hari.

“Ada beberapa janji Allah bagi hidup kita diantaranya kita tidak akan ditinggalkan oleh Allah karena dalam kasih-Nya, Dia selalu hadir memberikan yang terbaik dalam hidup kita. Lewat kasih-Nya ini, Allah tidak sekadar hadir, tetapi juga memberikan damai sejahtera yang nyata bagi kita,” jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....