Polda Kalbar Tanam Jagung Hibrida di Kembayan

  • 10 Apr 2026 12:56 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Polda Kalbar bersama PTPN IV regional V Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau melakukan penanaman jagung hibrida kuartal-II tahun 2026. Kegiatan penanaman pada lahan seluas 2 hektare dengan metode tumpang sari.

"Program ketahanan pangan terus berlanjut, sebagai implementasi Astacita Presiden, dimana hari ini dilakukan penanaman jagung di Kecamatan Kembayan kerjasama dengan PTPN IV regional V dan didukung juga kelompok tani," kata Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Kalbar, Kombes Bayu Dewantoro, Jumat 10 April 2026.

Disampaikan Bayu, Polri memiliki tugas tambahan untuk meningkatkan ketahanan pangan sesuai dengan instruksi presiden. Melalui gerakan ketahanan pangan ditargetkan Kalbar dan Kabupaten Sanggu khususnya bisa menjadi penghasil jagung hibrida untuk memenuhi kebutuhan pasar.

"Program penanaman jagung ini juga melibatkan pihak swasta salah satunya PTPN dan tentunya masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani," ujarnya.

Penanaman jagung hibrida lahan PTPN IV Kembayan, Jumat 10 April 2026. (Foto: RRI/Rangga).

Sementara itu, Manajer Kebun PTPN IV Regional V Kembayan, Supriyadi menyatakan, siap mendukung program pemerintah bidang ketahanan pangan. Dukungan ini sebagai bentuk tanggung jawab kewajiban langsung bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) didaerah.

"Kami siap lahan dan dukung teknis untuk pengembangan jagung, ini adalah upaya kita mendukung program pemerintah," kata Supriyadi.

Ditempat yang sama, untuk pelaksanaan penanaman jagung kuartal II tahun 2026, disampaikan Kapolsek Kembayan, Iptu Hudson Siahaan, setiap desa menyediakan lahan 1,5 hektare untuk penanaman jagung serentak. Untuk kebun utama seluas 2 hektare kerjasama dengan PTPN IV Kembayan dengan sistem tanam tumpang sari.

"Kami optimalkan program ketahanan pangan untuk penanaman jagung hibrida, sebelas desa turut nanam jagung, termasuk kebun di PTPN yang sudah mulai tanam," kata Hudson.

Menurutnya, penanaman jagung hibrida kuartal II akan berlangsung selama 15 hari kedepan. Sementara masa tumbuh dan pemeliharaan hingga panen diperkirakan sampai bulan Agustus mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....