Makna Lailatul Qadar Jadi Penguat Ibadah Ramadan

  • 13 Mar 2026 15:00 WIB
  •  Ende

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

RRI.CO.ID, Ende - Penyuluh Agama Islam Fungsional Kementerian Agama Kabupaten Ende menjelaskan makna Lailatul Qadar sebagai malam penuh kemuliaan yang menjadi penguat ibadah umat Islam selama Ramadan. Malam tersebut diyakini membawa keberkahan besar karena berkaitan dengan turunnya Al-Qur’an dan rahmat Allah SWT bagi umat manusia.

Penyuluh Agama Islam Fungsional Kementerian Agama Kabupaten Ende, Fhatur Rachman Ola, S.Sos mengatakan Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat dimuliakan dalam ajaran Islam. Malam ini menjadi salah satu keistimewaan yang diberikan Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, istilah Lailatul Qadar memiliki beberapa makna penting dalam perspektif keislaman. Salah satunya adalah malam kemuliaan yang membawa keberkahan bagi umat Islam yang meningkatkan ibadah.

“Lailatul Qadar memiliki tiga makna utama, yakni malam kemuliaan, malam penetapan takdir tahunan, dan malam ketika bumi dipenuhi para malaikat yang turun membawa rahmat,” kata Fhatur Rachman saat dialog Ramadan di RRI Ende, Rabu, 11 Maret 2026.

Ia menjelaskan, Lailatul Qadar juga disebut sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Penjelasan tersebut menunjukkan besarnya nilai ibadah yang dilakukan pada malam tersebut.

Menurutnya, jika dihitung secara sederhana, seribu bulan setara dengan lebih dari delapan puluh tahun. Perbandingan ini menggambarkan besarnya pahala ibadah yang diberikan kepada umat Islam pada malam tersebut.

“Seribu bulan itu kira-kira setara 83 tahun lebih. Ini menunjukkan bahwa ibadah pada malam Lailatul Qadar memiliki pahala yang sangat besar,” ujarnya.

Ia berharap umat Islam dapat memanfaatkan momentum Ramadan, terutama pada sepuluh malam terakhir, untuk meningkatkan kualitas ibadah. Dengan demikian, umat Islam memiliki peluang lebih besar untuk meraih keberkahan Lailatul Qadar.

Rekomendasi Berita