Gubernur NTT Bertemu Menteri KKP Bahas PSN
- 25 Feb 2026 08:47 WIB
- Ende
RRI.CO.ID,Jakarta , Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena, bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa, 25 Februari 2026. Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna membahas penguatan sektor kelautan dan perikanan di NTT.
Dalam pertemuan itu, Menteri KKP menyampaikan komitmen kuat pemerintah pusat untuk mendukung percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Provinsi NTT sebagai bagian dari Program Strategis Nasional (PSN). Usai pertemuan, Menteri KKP langsung melanjutkan kunjungan kerja ke NTT dengan agenda di sejumlah daerah, yakni Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Kabupaten Sikka, Kabupaten Sumba Timur, serta Kabupaten Manggarai Barat.
Salah satu program prioritas adalah pengembangan industri garam guna mewujudkan swasembada garam nasional. Program ini akan difokuskan di sejumlah wilayah potensial seperti Kabupaten Rote Ndao, Sabu Raijua, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara (TTU), serta daerah lainnya di NTT.
Selain itu, KKP juga berencana membangun dan mengembangkan Kampung Nelayan Merah Putih yang akan tersebar merata di seluruh wilayah NTT. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui penguatan sarana prasarana, akses permodalan, hingga hilirisasi produk perikanan.
Di Kabupaten Sumba Timur, pemerintah pusat mendorong pengembangan budidaya perikanan skala besar, termasuk industri udang vaname sebagai komoditas unggulan ekspor. Pengembangan ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah, serta memperkuat posisi NTT sebagai salah satu sentra produksi perikanan nasional.
Tak hanya itu, Menteri KKP bersama jajaran juga merencanakan pembangunan industri rumput laut, penguatan sektor perikanan tangkap dan pengelolaan benih bening lobster (benur). Selain itu ada program konservasi di Laut Sawu sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di wilayah kepulauan tersebut.
Gubernur menjelaskan bahwa dirinya tidak dapat mendampingi kunjungan kerja Menteri KKP di NTT karena harus melanjutkan agenda di Jakarta. Diantaranya pertemuan dengan Menteri Kesehatan untuk membahas dukungan pendidikan dokter spesialis bagi NTT dan agenda bersama Menteri Perumahan dan Menteri Dalam Negeri terkait dukungan program rumah layak huni bagi masyarakat NTT.
“Kita terus bergerak membangun NTT dengan kebersamaan dan gotong royong semua pihak, dengan spirit ‘Ayo Bangun NTT," ujar Gubernur Melki Laka Lena