Pemerintah Siapkan Rp 19 Triliun Untuk Program Renovasi Sekolah

  • 28 Jan 2025 11:02 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende: Pemerintah Republik Indonesia mengalokasikan anggaran sebesar Rp 19 triliun untuk program renovasi sekolah dasar, menengah, dan pondok pesantren pada tahun 2025. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Fahri Hamzah dalam rilisnya pada Senin, (27/1/2025).

Fahri menjelaskan bahwa program renovasi ini tidak hanya berfokus pada perbaikan bangunan yang rusak, tetapi juga mencakup penambahan fasilitas guna mendukung peningkatan mutu pendidikan di seluruh Indonesia. Saat ini, Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman telah menjalin koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Agama (Kemenag) untuk memastikan renovasi asrama dan sekolah berstandar tradisional, terutama di pesantren, mengikuti prinsip-prinsip kearifan lokal.

"Presiden telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar, yaitu Rp19 triliun, untuk merenovasi sekolah dasar dan menengah," ujar Fahri.

Fahri juga merinci bahwa anggaran Rp19 triliun akan dialokasikan untuk renovasi sekolah reguler sebesar Rp17 triliun dan untuk pondok pesantren sebesar Rp2 triliun. Penyaluran anggaran tersebut akan mengacu pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dimiliki oleh Kemendikdasmen dan Kemenag, yang akan digunakan untuk mengusulkan program kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik.

"Selama ini, Kementerian PUPR belum fokus pada hal ini, sementara kami di Kementerian Perumahan sekarang fokus untuk mengatasi back log, sehingga renovasi asrama dan sekolah akan dikoordinasikan dengan alokasi anggaran yang sudah ada di Kemendikdasmen dan Kemenag," ucap Fahri.

Rekomendasi Berita