Ekonomi Indonesia Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global
- 16 Jan 2025 14:20 WIB
- Ende
KBRN,Ende : Meski dunia masih dilanda kompleksitas berbagai dinamika seperti konflik Ukraina dan perang dagang antara China dan Amerika Serikat, ekonomi Indonesia menunjukkan stabilitas yang menjanjikan. Indikator nasional seperti inflasi terkendali, pertumbuhan ekonomi stabil di sekitar 5%, serta surplus neraca perdagangan selama 56 bulan berturut-turut menjadi bukti ketahanan tersebut.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan hal ini dalam acara BNI Investor Daily Roundtable pada Rabu (15/01). “Ketahanan ekonomi Indonesia terlihat dari terkendalinya harga komoditas, cadangan devisa yang aman, dan daya beli masyarakat yang tetap kuat,” ujarnya.
Pemerintah terus mengendalikan inflasi melalui Tim Pengendali Inflasi di tingkat pusat dan daerah, dengan memantau harga bahan pokok secara rutin. Program-program seperti Harbonas, BINA, dan EPIC Sale juga dirancang untuk mendukung konsumsi domestik. “Indeks keyakinan konsumen yang tinggi menjadi indikator daya beli masyarakat yang masih baik,” tambah Airlangga.
Investasi dan ekspor tetap menjadi prioritas utama, terutama dalam sektor hilirisasi komoditas seperti baja, kelapa sawit, dan batu bara. Pemerintah juga aktif berpartisipasi dalam forum internasional seperti BRICS dan OECD untuk memperkuat posisi geopolitik Indonesia serta menarik investasi dan perdagangan.
Selama tiga bulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, fokus pada swasembada pangan, energi, dan program sosial seperti Makan Bergizi Gratis telah menjadi langkah strategis untuk menjaga kesejahteraan rakyat. Pemerintah optimis, dengan sinergi antar-pemangku kepentingan, tantangan ekonomi global dapat dihadapi bersama.
: