Indonesia Dorong Pengembangan Semikonduktor dan AI untuk Ekonomi Digital

  • 16 Jan 2025 09:52 WIB
  •  Ende

KBRN,Ende : Pemerintah Indonesia terus mendorong potensi besar sektor teknologi, khususnya pengembangan semikonduktor dan Artificial Intelligence (AI). Langkah ini bertujuan meningkatkan kontribusi ekonomi digital dari 9% menjadi 19,8% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2045.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan pentingnya inovasi dan kolaborasi lintas sektor untuk mencapai visi Indonesia Emas. Hal ini disampaikan dalam Seminar Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) bertema "Semikonduktor dan AI sebagai Penggerak Revolusi Teknologi Masa Depan" di Jakarta, Kamis (16/1/2025).

“Semikonduktor dan AI adalah fondasi utama untuk transformasi teknologi. Pemerintah sedang menyusun roadmap ekosistem semikonduktor yang komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak,” ujar Airlangga.

Selain infrastruktur teknologi, pemerintah menekankan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Kolaborasi dengan institusi pendidikan dan industri digital terus dilakukan untuk mencetak talenta berbakat yang mampu bersaing di tingkat global.

Pemerintah juga menargetkan Indonesia sebagai produsen aktif dalam rantai pasokan semikonduktor global. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri diharapkan mampu menciptakan masa depan teknologi Indonesia yang lebih cerdas, produktif, dan kompetitif.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, termasuk Ketua AIPI dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Pemerintah berkomitmen untuk mempercepat kemajuan teknologi demi meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

Rekomendasi Berita