Polisi Periksa Pria Terkait Kematian STN, Remaja di Sikka

  • 24 Feb 2026 16:06 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Penyidik Polres Sikka memeriksa seorang pria yang disebut mengetahui kasus meninggalnya STN, remaja perempuan yang ditemukan tewas tidak wajar. Pemeriksaan dilakukan pada Selasa, 24 Februari 2026 pukul 09.00 Wita di ruang penyidik.

Kapolres Sikka melalui Kasi Humas Ipda Leonardus Tunga mengatakan pria tersebut dibawa ke Mapolres untuk dimintai keterangan awal. Langkah itu dilakukan setelah polisi memperoleh petunjuk dalam proses penyelidikan.

Menurut Leonardus, pria yang diperiksa belum berstatus sebagai terduga pelaku. “Masih dalam pemeriksaan, dia bukan terduga pelaku, nanti bagaimana perkembangannya kami akan informasikan lagi,” ujarnya kepada wartawan, Selasa siang.

KBO Reskrim Iptu I Nyoman Aryasa juga membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. Ia menegaskan proses yang berjalan saat ini masih sebatas klarifikasi awal untuk mendalami informasi yang berkembang.

Sejauh ini, penyidik telah mengambil keterangan dari tiga orang saksi. Dua saksi diperiksa sehari sebelumnya karena terlibat dalam proses pencarian korban hingga jasadnya ditemukan.

Dari hasil pemeriksaan jenazah di RSUD TC Hillers, ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan temuan itu, kasus kematian STN mengarah pada dugaan penganiayaan berat.

STN, remaja 14 tahun itu, ditemukan meninggal dunia di bawah tumpukan batu, rerumputan, dan kayu bambu yang dipalang di wilayah Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Kabupaten Sikka pada Senin, 23 Februari 2026. Kondisi jasad korban memunculkan dugaan kuat adanya unsur kekerasan sebelum kematian.

Korban diketahui merupakan pelajar kelas VIII di SMP MBC Ohe. Ia dilaporkan hilang sejak Jumat, 20 Februari 2026 sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Keluarga sempat melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Kewapante pada Minggu, 22 Februari 2026. Polisi kini terus mendalami motif dan kronologi kejadian guna mengungkap secara terang penyebab pasti kematian korban.

Rekomendasi Berita