Krisis Alat Medis Hambat Penanganan Infeksi Paru di RSUD Ende

  • 09 Mar 2026 09:09 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Fasilitas kesehatan di Rumah Sakit Umum daerah Ende (RSUD Ende) saat ini tengah menghadapi tantangan serius akibat keterbatasan sarana dan prasarana medis yang krusial. Minimnya ketersediaan bahan habis pakai seperti selang chest tube menjadi kendala utama dalam mengoptimalkan pelayanan bagi pasien dengan gangguan paru kronis.

Ketiadaan alat drainase toraks yang adekuat ini berdampak langsung pada efektivitas penanganan kasus efusi pleura dan tuberkulosis yang angkanya cukup tinggi. Hal itu disampaikan dr. Anselmus Danus Aria, Sp.B., setelah menjadi narasumber dalam program obrolan Kesehatan program Indonesia Sehat di Studio Pro1 RRI Ende, Jumat, 27 Februari 2026.

Dokter spesialis bedah lulusan Universitas Udayana ini menyayangkan belum terealisasinya pengadaan alat tersebut meski sudah diajukan sejak tahun 2025. Padahal, kompleksitas kasus infeksi paru di wilayah Ende membutuhkan penanganan medis yang sangat spesifik dan cepat.

Kondisi pasien saat ini sering kali mengalami penumpukan cairan paru dengan tingkat kekentalan tinggi yang sulit dialirkan melalui selang biasa. Penggunaan selang drainase yang tidak maksimal menyebabkan risiko penyumbatan berulang dan mengancam keselamatan nyawa pasien yang sedang dirawat.

Minimnya alat yang memadai memaksa tim medis mempertimbangkan tindakan pemasangan ulang selang yang berarti pasien harus menjalani pembiusan lokal berkali-kali. Prosedur yang repetitif ini tentu sangat tidak ideal dan memberikan beban fisik serta psikis tambahan bagi para pasien.

Penyediaan thorax drain yang adekuat sangat mendesak agar proses pembuangan cairan paru bisa berjalan lancar dan memberikan efek kesembuhan maksimal. Ketersediaan alat ini akan sangat membantu para dokter spesialis dalam memberikan standar pelayanan kesehatan yang setara dengan kota lain.

Meski terkendala fasilitas, dr. Aria mengapresiasi suasana kerja di Ende yang sangat suportif dan kental dengan nilai kekeluargaan antar sesama tenaga medis. Kenyamanan lingkungan dan kemudahan akses di Kota Ende menjadi modal sosial yang kuat dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah ini.

Diharapkan pemerintah pusat dan daerah segera merespons kebutuhan mendesak ini demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Ende. Kolaborasi pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar rumah sakit daerah mampu menangani kasus-kasus medis kompleks tanpa hambatan logistik alat kesehatan.

Rekomendasi Berita