Tenun Ende Lio Jadi Peluang Ekonomi Kreatif Muda
- 07 Mar 2026 06:40 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Tenun adat Ende Lio menjadi salah satu potensi ekonomi kreatif yang terus dikembangkan generasi muda. Hal ini dibahas dalam program Muda Kreatif di Pro 2 RRI Ende, Kamis (5/3/2026), yang menghadirkan pelaku usaha tenun muda, Aziza, pemilik Ziza Tenun Ende Lio.
Aziza yang berasal dari Wolowaru mengatakan usaha tersebut baru dirintis beberapa bulan terakhir dengan tujuan membantu memasarkan karya para penenun lokal sekaligus melestarikan budaya tenun Ende Lio. Ia mengaku terinspirasi dari usaha keluarga yang sebelumnya menjual sarung secara offline namun mengalami penurunan penjualan.
Melalui Ziza Tenun Endelio, Aziza mulai memanfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp untuk mempromosikan berbagai motif tenun khas Ende Lio. Beberapa motif yang dipasarkan di antaranya sarung Kilimara dan Lawo Lereng yang biasanya digunakan dalam acara adat maupun kegiatan formal.
Menurut Aziza, proses pembuatan satu kain tenun membutuhkan waktu yang tidak singkat. Untuk motif sederhana dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu, sedangkan motif yang lebih rumit bisa memakan waktu hingga satu bulan karena harus melalui tahapan pemilihan benang, pembuatan motif, pewarnaan hingga proses penjahitan.
Ia menambahkan, usaha tersebut juga melibatkan para penenun lokal di kampung yang secara langsung memproduksi kain tenun. Melalui promosi digital dan pengembangan produk berbasis tenun, Aziza berharap tenun adat Ende Lio semakin dikenal luas sekaligus menjadi penggerak ekonomi kreatif masyarakat, khususnya generasi muda.