Warga Ruteng Serbu Pasar Murah meski Cuaca Hujan
- 05 Mar 2026 21:00 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur Kota Ruteng dan sekitarnya tidak menyurutkan antusias masyarakat mendatangi Pasar Murah yang digelar di Natas Labar, Motang Rua. Kegiatan yang berlangsung pada 4–6 Maret 2026 tersebut dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WITA.
Pantauan RRI di lokasi menunjukkan masyarakat tetap memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau meski jumlah pengunjung tidak seramai yang diperkirakan akibat cuaca hujan.
Pasar murah ini melibatkan Perum Bulog Cabang Ruteng serta sejumlah pelaku usaha ritel seperti Alfamart, Nirwana, Toko Bahagia, dan pedagang lokal lainnya.
Kepala Bidang Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Manggarai, Repartus Moreno Aman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang hari besar keagamaan.
“Seperti yang kita ketahui, menjelang hari besar keagamaan nasional seperti Idul Fitri biasanya terjadi kenaikan harga bahan pokok,” ujarnya.
Menurut Moreno, sejumlah komoditas di pasar murah dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Telur ayam misalnya dijual sekitar Rp60 ribu per papan, sementara di pasar harga normalnya dapat mencapai sekitar Rp70 ribu. Komoditas beras juga ditawarkan dengan kisaran harga sekitar Rp12 ribu per kilogram.
Ia menambahkan, kegiatan serupa direncanakan akan kembali digelar di Kecamatan Reok pada pekan depan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat yang lebih luas.
Selain menggelar pasar murah, Disperindag Manggarai juga rutin melakukan pemantauan harga di berbagai titik distribusi, mulai dari pasar tradisional, distributor hingga agen. Data tersebut kemudian dianalisis dan disampaikan kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sebagai bahan evaluasi kebijakan.
Sementara itu, salah satu pedagang buah yang ikut berpartisipasi dalam pasar murah, Ali, mengaku kegiatan tersebut membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dengan harga lebih terjangkau.
“Tahun lalu juga saya ikut, dan tahun ini kembali dilibatkan dalam pasar murah,” ujarnya.
Menurutnya, momentum menjelang Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan bahan pangan dengan harga yang lebih ramah bagi masyarakat.
Meski jumlah pembeli tidak terlalu ramai akibat hujan yang turun sejak pagi, Ali menilai kegiatan pasar murah tetap memberi manfaat bagi masyarakat.
“Sebenarnya pembelinya cukup banyak, tapi karena hujan jadi agak sepi,” katanya.