Aset Kopdit Pintu Air Tembus Rp2,62 Triliun
- 09 Mar 2026 18:43 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Kinerja KSP Kopdit Pintu Air menunjukkan pertumbuhan signifikan pada Tahun Buku 2025 dengan total aset mencapai Rp2,62 triliun. Capaian tersebut meningkat Rp346,9 miliar dibandingkan tahun 2024 atau tumbuh sekitar 15,25 persen.
Data tersebut disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-30 Kopdit Pintu Air yang berlangsung di Rotat, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Kamis, 5 Maret 2026.
Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengatakan RAT merupakan forum tertinggi dalam tata kelola koperasi yang berperan penting dalam menjaga praktik demokrasi ekonomi sekaligus menentukan arah pengembangan lembaga koperasi.
Menurutnya, forum tersebut harus dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat komitmen pelayanan kepada anggota secara profesional dan berintegritas.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan analisis kredit dan pendampingan usaha bagi anggota untuk menekan potensi kredit bermasalah.
Pada RAT tersebut, Kopdit Pintu Air mengusung tema “Wujudkan Kemandirian Anggota Menuju Holding Company Pintu Air Group.”
Tema ini mencerminkan arah strategis koperasi untuk memperluas peran tidak hanya pada layanan simpan pinjam, tetapi juga membangun ekosistem usaha terintegrasi berbasis koperasi.
Selain pertumbuhan aset, laporan pertanggungjawaban juga menunjukkan peningkatan pada modal anggota yang naik dari Rp245,8 miliar pada 2024 menjadi Rp925,2 miliar pada 2025.
Sementara total pinjaman anggota meningkat dari Rp1,92 triliun menjadi Rp2,19 triliun, atau tumbuh sekitar 14,25 persen.
Ketua Pengurus Kopdit Pintu Air Yakobus Jano mengatakan capaian tersebut tetap diikuti evaluasi internal guna memperkuat tata kelola organisasi dan transparansi pengelolaan koperasi.
Menurutnya, seluruh proses pengelolaan dilakukan secara terbuka kepada anggota melalui forum rapat anggota bulanan.
Pemerintah Kabupaten Sikka mengapresiasi capaian Kopdit Pintu Air yang dinilai mampu bertumbuh di tengah tantangan ekonomi, termasuk melemahnya daya beli masyarakat serta meningkatnya risiko kredit anggota.
Melalui RAT ke-30 ini, pemerintah daerah berharap koperasi dapat terus memperkuat fondasi hukum, manajemen, serta sumber daya manusia dalam mewujudkan Holding Company Pintu Air Group yang sehat dan berkelanjutan.