RAT 2025, Ketua Pengurus CU Gerbang Kasih Tekankan Tata Kelola Berkelanjutan
- 21 Feb 2026 14:16 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende: Ketua Pengurus CU Gerbang Kasih, RD Wilhelmus M. Gawe, menegaskan bahwa kehadiran para anggota dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) merupakan wujud nyata komitmen bersama terhadap kemajuan lembaga yang dibanggakan tersebut. Selain itu, RAT juga menjadi ajang evaluasi menyeluruh demi memperkuat fondasi kelembagaan koperasi.
Dalam sambutannya pada RAT Tahun Buku 2025, Sabtu, 21 Februari 2026, ia menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi momentum penting untuk mempertanggungjawabkan laporan pengurus dan laporan hasil pengawasan selama satu tahun buku terakhir. Menurutnya, tema RAT tahun ini mengandung makna mendalam, yakni untuk mewujudkan credit union (CU) yang kuat dan berkelanjutan dibutuhkan kedisiplinan seluruh aktivis CU Gerbang Kasih.
Kedisiplinan tersebut mencakup pengelolaan keuangan, operasional lembaga, hingga ketaatan dalam menjalankan aturan organisasi. “Disiplin dalam mengelola keuangan, disiplin dalam operasional, serta disiplin dalam menjalankan aturan menjadi kunci untuk mencapai kesuksesan lembaga yang berkelanjutan,” ujarnya.
Selain agenda pertanggungjawaban, RAT kali ini juga diisi dengan pemilihan pengurus dan pengawas baru. RD Wilhelmus berharap seluruh proses berjalan secara transparan dan akuntabel, sehingga kepengurusan yang terpilih mampu membawa CU Gerbang Kasih semakin maju di masa mendatang.
Ia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus periode 2023–2025 atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan. Kepada pengurus dan pengawas yang terpilih, ia mengucapkan selamat menjalankan tugas dan tanggung jawab demi kemajuan lembaga.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PUSKOPCUINA yang diwakili Sekretaris Pengurus, Sam Jaang, SH, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 45 CU yang tergabung dengan total aset mencapai Rp9,4 triliun dan jumlah anggota perorangan sebanyak 659.000 orang. Rasio kredit lalai tercatat sebesar 17 persen. Menurutnya RAT merupakan forum tertinggi dalam gerakan credit union.
Di dalam forum inilah nilai-nilai demokrasi diwujudkan, di mana setiap anggota memiliki hak yang sama dalam menentukan arah dan kebijakan lembaga. Melalui RAT, pengurus menyampaikan laporan pertanggungjawaban kinerja, sementara pengawas melaporkan hasil pengawasan terhadap tata kelola organisasi.
PUSKOPCUINA juga memberikan apresiasi kepada CU Gerbang Kasih atas upaya menjaga lembaga tetap sehat dan aman, sebagai wujud nyata semangat “people helping people”. Secara kelembagaan, posisi CU Gerbang Kasih dalam lingkup PUSKOPCUINA saat ini berada pada peringkat ke-23 berdasarkan jumlah anggota, peringkat ke-22 dari sisi total aset, peringkat ke-39 dalam kategori kredit lalai, serta peringkat ke-35 dari sisi modal lembaga.
Beberapa indikator penting seperti kredit lalai, modal lembaga, dan tingkat keaktifan anggota menjadi perhatian utama yang perlu terus diperbaiki demi mendorong kemajuan lembaga. Sebagai refleksi perbaikan, setiap tantangan yang dihadapi diharapkan dapat dijadikan peluang untuk meningkatkan tata kelola.
"Dengan tata kelola yang baik CU Gerbang Kasih mampu menjadi jembatan emas dalam membangun martabat dan kesejahteraan hidup para anggotanya," ucapnya.