Gubernur NTT Proyeksikan Perputaran NTT Mart Rp200 Miliar
- 21 Des 2025 21:26 WIB
- Ende
KBRN, Manggarai Barat: Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, memproyeksikan perputaran uang melalui program NTT Mart dapat mencapai Rp150 hingga Rp200 miliar per bulan. Proyeksi tersebut khusus untuk lingkup Provinsi NTT dan diharapkan mampu menjadi penggerak utama ekonomi lokal berbasis produk daerah.
Menurut Melki, pengembangan NTT Mart tidak akan terbatas pada satu model di setiap kabupaten dan kota. Pemerintah Provinsi NTT berencana mengembangkan berbagai bentuk NTT Mart, mulai dari berbasis sekolah, Unit Pelaksana Teknis (UPT), hingga unit-unit lainnya. Model ini dirancang untuk menampung dan memasarkan beragam produk lokal dari seluruh wilayah NTT.
“Di setiap kabupaten dan kota nanti tidak hanya ada satu model seperti ini. Akan dikembangkan berbagai model, termasuk NTT Mart berbasis sekolah, UPT, dan unit-unit lainnya, untuk menampung produk-produk lokal,” kata Melki usai hadiri peluncuran NTT Mart di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Minggu (21/12/2025).
Dalam upaya penguatan UMKM, Pemerintah Provinsi NTT juga mendorong program One Series One Product. Berdasarkan data Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), saat ini telah tercatat sekitar 144 produk dari program tersebut. Jumlah ini belum termasuk produk dari koperasi, UMKM lainnya, serta program OCOP dan OSOP yang juga terus dikembangkan.
Adapun perputaran uang UMKM di tingkat provinsi saat ini diperkirakan minimal mencapai Rp32 miliar. Jika dikalkulasikan dengan sekitar 150 ribu unit aktivitas ekonomi di tingkat desa, potensi perputaran ekonomi bisa mencapai Rp150 hingga Rp200 miliar per bulan. Oleh karena itu, pemerintah menekankan pentingnya kesiapan produk terlebih dahulu sebelum kebijakan kewajiban pembelian produk lokal diterapkan.