Rumah Sakit di Kupang Tidak Penuh Karena Virus Cina
- 11 Jan 2025 13:55 WIB
- Ende
KBRN, Ende: Beredar sebuah klaim di media sosial Facebook yang menyebutkan bahwa semua rumah sakit di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) penuh akibat sebaran virus dari Cina. Klaim ini juga menyebutkan gejala penyakit berupa sakit kepala berlebihan, muntah-muntah, dan demam tinggi. Namun, klaim tersebut dibantah oleh Rumah Sakit Umum (RSU) Mamami Kupang.
Melalui akun Instagram resmi @rs.mamami_kupang, pihak rumah sakit menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks. Gejala yang disebutkan dalam unggahan itu mirip dengan gejala Human Metapneumovirus (HMPV), sebuah virus yang menyebabkan batuk, pilek, demam, sesak napas, dan dalam kasus berat dapat menyebabkan bronkiolitis atau pneumonia.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, Rabu, (8/1/2025) lalu juga memastikan bahwa sejauh ini belum ada laporan mengenai rumah sakit penuh di Kota Kupang akibat HMPV. Berdasarkan informasi dari situs sehatnegeriku.kemkes.go.id, sebagian besar orang yang terinfeksi HMPV akan pulih dengan sendirinya tanpa memerlukan perawatan khusus.
Dengan demikian, klaim yang menyebutkan rumah sakit penuh akibat virus dari Cina di Kupang adalah tidak berdasar dan perlu diwaspadai sebagai hoaks.