Gereja Blenduk dan Keunikan Arsitektur yang Bertahan Ratusan Tahun

  • 15 Jul 2026 10:03 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Gereja Blenduk menjadi salah satu bangunan bersejarah yang menjadi ikon Kawasan Kota Lama Semarang hingga sampai saat ini. Bangunan ini dikenal melalui atas kubah khas yang membedakannya dari bangunan lain di kawasan tersebut.

Gereja Blenduk dibangun pada 1751 sebagai gereja Protestan tertua di Jawa Tengah, melayani masyarakat pada masa kolonial Belanda. Bangunan ini telah mengalami beberapa kali pemugaran tanpa menghilangkan karakter arsitektur khas yang dimilikinya.

Gereja Blenduk memiliki denah berbentuk heksagonal dengan empat pintu masuk yang menghadap ke empat arah mata angin. Tata ruang tersebut menunjukkan perpaduan konsep arsitektur kolonial dengan penyesuaian terhadap kondisi lingkungan tropis Indonesia.

Gereja Blenduk diketahui mengadopsi gaya arsitektur neoklasik dengan sentuhan gotik pada pintu dan jendelanya. Ciri khas lainnya terlihat dari kubah besar berwarna gelap yang menjadi asal-usul penamaan "Blenduk" itu sendiri.

Keunikan bentuk bangunan Gereja Blenduk menjadi mudah dikenali oleh masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Semarang. Bangunan ini juga membantu memperkuat identitas Kota Lama sebagai kawasan cagar budaya yang menyimpan banyak peninggalan bersejarah.

Sampai saat ini, Gereja Blenduk tetap menjadi salah satu landmark sekaligus daya tarik wisatawan sejarah di Kota Semarang. Nilai sejarah dan keindahan arsitekturnya menjadikan bangunan tersebut sebagai warisan budaya yang terus dilestarikan (AYLA).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....