Sambut Libur Sekolah, Dispar Kota Yogyakarta Optimalkan 46 Kampung Wisata

  • 27 Jun 2026 11:44 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Menyambut wisatawan pada momen libur sekolah ini, Dinas Pariwisata masifkan koordinasi antar lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk dengan pemandu wisata (tour guide). Potensi Kampung Wisata terus dioptimalkan menyambut wisatawan karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Lucia Daning Krisnawati mengatakan, Kota Yogyakarta memiliki total 46 Kampung Wisata (Kamwis) dengan 18 diantaranya sudah menjadi unggulan wisata di Kota Wisata ini. Menurutnya, kamwis di Kota Yogyakarta memiliki keunggulan dan ciri khas masing-masing menggambarkan keragaman masyarakat di dalamnya.

Lucia menyebutkan, berbagai persiapan bagi pengelola kamwis sudah dilakukan terutama dengan memberikan bimbingan teknis (bimte) dalam pengelolaan baik destinasi maupun sumber daya manusia (SDM). Disamping itu, pengelola juga terus didorong untuk melakukan promosi melalui digital agar potensi kamwis semakin dikenal masyarakat maupun pelancong.

"Kampung Wisata terus didorong untuk siap menyambut wisatawan. Karena disitu adalah destimasi yang dimiliki oleh masyarakat sendiri sehingga mampu mendongkrak perekonomian yang ada di masyarakat," katanya, Jumat 26 Juni 2026.

Lucia menyebutkan, dalam menyambut wisatawan paket-paket wisata juga ditawarkan dan salah satunya bisa diakses melalui Jogja Smart Service (JSS). Melalui berbagai upaya ini diharapkan lonjakan wisatawan saat libur sekolah ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Sebagai Kota Pariwisata masyarakatnya tidak hanya jadi penonton ketika Kota Yogyakarta itu tembus perkiraan wisatawannya. Jangan jadi penonton, tetapi ikut terlibat dan itu pasti akan ikut menggerakkan perekonomian tidak hanya Kota Yogyakarta tapi juga masyarakatnya sendiri," ucapnya.

Terkait kesiapan dalam mengantisipasi lonjakan jumlah wisatawan dan kendaraan selama libur sekolah ini, Lucia juga mengungkapkan, kolaborasi dilakukan agar dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Baik dari pengelola destinasi, OPD, maupun industri pariwisata lainnya.

"Kami selalu berkolaborasi dengan dengan Dinas Perhubungan, Satpol-PP, dan destinasi-destinasi yang ada di Kota Yogyakarta di bawah pembinaan kami di empat bidang," ujarnya.

Disamping itu lanjut Lucia, kurasi dan bimtek juga dilakukan kepada pemandu wisata terutama dalam turut serta mempromosikan sejumlah potensi pariwisata yang dapat menarik para pelancong datang ke Kota Yogyakarta.

"Kami selalu mengkurasi dan memberikan bimtek juga untuk tour gate, supaya ketika ada wisatawan datang bisa diinformasikan terkait dengan destinasi, kuliner, kriya," katanya, menambahkan.

Lucia juga menyebutkan, koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan jajaran kepolisian pasti dilakukan terutama dengan potensi kepadatan lalu lintas yang dipastikan terjadi saat libur sekolah ini. Pemkot mengharapkan, kepadatan kendaraan yang terjadi karena adanya peningkatan jumlah wisatawan ini dapat tetap berjalan aman dan kondusif.

"Kalau pas high season macet, ya, kalau tidak macet ya tidak tercapai itu (kunjungan). Tapi sekali lagi itulah seninya, tidak hanya di Kota Yogyakarta tapi juga di Bali mungkin, tetapi kami selalu untuk membuka komunikasi dengan Dinas Perhubungan supaya mengatur semuanya sehingga macet tapi tetap mandali gitu," ujarnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....