KBS Jalin Kerjasama dengan Izu Zoo Jepang Melalui Program Peminjaman Komodo
- 29 Apr 2026 14:53 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kebun Binatang Surabaya (KBS) mencatatkan capaian strategis di bidang konservasi satwa dengan menjalin kerja sama internasional dengan Izu Zoo Jepang melalui program peminjaman sepasang Komodo untuk pengembangbiakan (breeding).
Kerjasama ini berjalan karena KBS dinilai konsisten dan berhasil dalam mengelola serta mengembangbiakkan komodo selama bertahun-tahun. Hingga saat ini, populasi komodo di KBS telah mencapai lebih dari 50 ekor, menjadikannya salah satu pusat konservasi penting di Indonesia.
Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti, menjelaskan bahwa program breeding komodo dilakukan secara rutin setiap tahun. “Jumlah komodo di KBS saat ini kurang lebih di atas 50 ekor. Setiap tahun kami terus melakukan pengembangbiakan secara rutin,” ujar Nurika, Rabu, 29 April 2026.
Ia menjelaskan kerjasama peminjaman satwa antar lembaga konservatif sangat penting untuk menjaga populasi satwa. “Kerjasama ini adalah salah satu cara menjaga jumlah spesies, agar genetik di insitu tersebut tidak sampai punah,” ucapnya.
Upaya KBS dalam menjaga kelestarian juga di tunjukan melalui penanganan intensif pada fase bertelur guna meningkatkan keberhasilan penetasan. ““Kami memindahkan telur ke tempat khusus secara hati-hati untuk memaksimalkan proses penetasan,” ucapnya.
Terkait cuaca, pihak KBS bersama Izu Zoo telah melakukan pengecekan sarana dan prasarana penunjang agar serupa dengan habitat asli satwa. “Kemarin pak Menteri dan Direktur telah berkunjung ke Jepang untuk melihat kelengkapan agar sama dengan habitat aslinya,” ujarnya.
Sebagai satwa dilindungi, proses realisasi kerja sama tersebut memerlukan izin dari pemerintah pusat hingga tingkat presiden. Selain itu, aspek kesejahteraan menjadi fokus utama dalam proses ini.
Kerjasama ini juga mendapatkan apresiasi positif dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kehutanan RI serta Pemerintah Kota Surabaya khususnya pada dampak positif pada peluang peningkatan daya tarik wisata kota.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....