Hargobinangun Ubah TPS Jadi Destinasi Wisata "Bukit Songo Papat"
- 23 Mar 2026 20:31 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID., Yogyakarta - Layaknya sebuah Tempat Pembuangan Sampah (TPS), tidak pernah menarik untuk dipandang. Namun, siapa sangka, Bukit Songo Papat, yang sebelumnya adalah tempat pembuangan sampah, kini berubah menjadi ruang terbuka yang menawarkan pemandangan hijau dan udara sejuk khas Kaliurang.
Kaliurang memang selalu memiliki caranya sendiri untuk menyapa. Tak terkecuali kawasan Bukit Songo Papat, yang semula hanyalah sebagai TPS. “Wisata ini dirintis sejak bulan Oktober. Kebetulan tempat ini dulu merupakan tempat pembuangan sampah dan kami jadikan sebagai sebuah destinasi wisata, sedangkan sampahnya sudah dibuatkan rumah pengolahan sampah atau RPS Hargobinangun,” kata Amin Sarjito, S.H., Lurah Hargobinangun, Pakem, Sleman, kepada RRI, Senin 23 Maret 2026.
Songo Papat berarti tahun 1994. Ya, kawasan ini memang sengaja dijadikan destinasi wisata, untuk mengenang tragedi peristiwa erupsi Gunung Merapi tahun 1994 yang meliputi area kaki gunung merapi yang berhulu di Sungai Boyong.
Kala itu, tercatat sekitar 66 orang meninggal dunia, dengan banyak korban di Dusun Turgo yang terkena awan panas saat tengah mengadakan hajatan. Peristiwa 94 sekaligus menumbangkan mitos bahwa Dusun Turgo tidak terkena dampak erupsi Merapi.
Kini, Bukit Songo Papat yang menjelma menjadi tempat wisata nan indah. Menurut Amin, Bukit Songo Papat tak hanya menawarkan pemandangan, tapi juga kenangan yang bisa disinggahi pengunjung saat berkeliling naik jeep melalui wisata lava tour.
“Yang bisa dinikmati pengunjung antara lain menikmati view gunung merapi dengan 2 anak gunung sekaligus yaitu Turgo dan Plawangan, ada juga Gallery Songo Papat yang di dalamnya berisi foto2 tragedi 94,” ucapnya. Selain itu, pihak pengelola juga menghadirkan film “Napas Merapi” yang bisa ditonton oleh pengunjung.
Tak perlu merogoh kantong dalam-dalam, harga untuk berkunjung dan menonton film sangat terjangkau. “Cara menonton film Napas Merapi, datang langsung ke Gallery Songo Papat dengan membeli tiket Rp 3000 per orang dengan durasi film sepanjang 15 menit,” ujar Amin. Layak dicoba untuk sekadar berhenti sejenak, mengenang dan belajar dari sejarah Merapi!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....