Dampak OCD dan Pentingnya Penanganan yang Tepat

  • 19 Jan 2026 13:32 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID,Semarang - Obsessive Compulsive Disorder atau OCD dapat berdampak signifikan terhadap kehidupan sosial, akademik, hingga pekerjaan penderitanya. Gangguan kesehatan mental ini masih sering disalahartikan sebagai kebiasaan berlebihan semata.

Asisten Psikolog, Habel Boni Facius Panjaitan, S.Psi., mengatakan, OCD adalah salah satu jenis gangguan mental. Saat penderitanya melakukan tindakan tertentu berulang kali dan tidak dapat dikendalikan oleh penderitanya, si penderita OCD akan merasa takut dan gelisah.

“OCD dapat memicu kecemasan berat karena munculnya pikiran obsesif yang sulit dikendalikan,” ujar Habel dalam program siaran SPADA PRO2 FM RRI Semarang, Jumat, 16 Januari 2026. Ia menjelaskan kondisi ini sering disertai perilaku kompulsif yang mengganggu aktivitas harian.

“Jika tidak ditangani, OCD bisa menurunkan kualitas hidup dan merusak hubungan sosial penderitanya,” katanya. Stigma dari lingkungan sekitar juga dinilai memperparah kondisi psikologis.

Habel menekankan bahwa OCD bukan kelemahan pribadi, melainkan gangguan yang membutuhkan bantuan profesional. Penanganan dini dinilai penting untuk mencegah dampak yang lebih luas.

“Penanganan OCD bisa dilakukan melalui terapi psikologis dan pendampingan berkelanjutan,” ungkap Habel. Dalam beberapa kasus, terapi dapat dikombinasikan dengan penanganan medis sesuai rekomendasi ahli.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....