Tips Aman Berbuka Puasa bagi Penderita Maag agar Lambung Tetap Nyaman
- 20 Feb 2026 16:25 WIB
- Pontianak
Bulan Ramadan menjadi momen yang dinanti banyak umat Muslim, termasuk mereka yang memiliki riwayat penyakit maag. Meski demikian, perubahan pola makan dan jam konsumsi dapat memicu keluhan seperti perih, mual, hingga kembung jika tidak disiasati dengan tepat. Pakar kesehatan mengingatkan bahwa penderita maag tetap bisa menjalani puasa dengan nyaman selama memperhatikan pola berbuka yang benar.
Berikut sejumlah tips berbuka puasa yang aman bagi penderita maag:
1. Awali dengan Porsi Kecil dan Tekstur Lembut
Setelah seharian lambung kosong, hindari langsung menyantap makanan berat dalam jumlah besar. Mulailah dengan air putih hangat dan makanan bertekstur lembut seperti kurma atau bubur. Cara ini membantu lambung beradaptasi secara bertahap sehingga produksi asam tidak melonjak drastis.
2. Hindari Makanan Terlalu Pedas, Asam, dan Berminyak
Makanan yang digoreng berlebihan, bercita rasa tajam, atau tinggi lemak berpotensi memicu iritasi dinding lambung. Sebaiknya pilih menu yang direbus, dikukus, atau dipanggang dengan bumbu ringan agar lebih ramah bagi sistem pencernaan.
3. Jangan Menunda Salat Terlalu Lama Sebelum Makan Utama
Memberi jeda setelah takjil sebelum menyantap makanan utama dapat membantu tubuh menyesuaikan diri. Namun, jangan pula menunda terlalu lama hingga lambung kembali kosong tanpa asupan, karena kondisi tersebut bisa memicu peningkatan asam lambung.
4. Perhatikan Suhu dan Jenis Minuman
Minuman bersoda dan berkafein sebaiknya dihindari saat berbuka karena dapat merangsang produksi asam lambung. Pilih air putih, air hangat, atau minuman rendah gula untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh tanpa membebani lambung.
5. Makan dengan Ritme Perlahan
Mengunyah makanan secara perlahan membantu kerja lambung menjadi lebih ringan. Selain itu, cara ini juga memberi sinyal kenyang ke otak sehingga mencegah makan berlebihan yang dapat memperparah keluhan maag.
6. Tetap Konsumsi Obat Sesuai Anjuran Dokter
Bagi penderita maag kronis, pengaturan waktu minum obat selama puasa perlu dikonsultasikan kepada tenaga medis. Penyesuaian jadwal biasanya dilakukan saat sahur dan berbuka agar perlindungan lambung tetap optimal.
Dokter spesialis penyakit dalam menegaskan bahwa kunci utama bagi penderita maag saat berpuasa adalah disiplin dalam menjaga pola makan dan tidak memaksakan diri. Jika muncul gejala berat seperti nyeri hebat atau muntah berulang, puasa sebaiknya dihentikan dan segera mencari pertolongan medis. Dengan perencanaan menu yang tepat serta kebiasaan makan yang lebih teratur, penderita maag tetap dapat menjalani ibadah puasa dengan nyaman dan aman sepanjang Ramadan.
Baca juga: Cerita Febri, Dosen Untan Tetap Semangat Ngajar walau sedang Puasa
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....