Mereka yang Ringan Tangan

  • 20 Jan 2026 10:35 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Infak sering disalahpahami sebagai sekadar mengeluarkan uang. Padahal, bagi mereka yang berinfak, ada makna yang jauh lebih dalam dari sekadar nominal. Infak adalah tentang keikhlasan, kepedulian, dan keyakinan bahwa apa yang kita beri tidak pernah benar-benar hilang.

Mereka yang berinfak memahami satu hal penting: harta hanyalah titipan. Apa yang ada di tangan hari ini bisa berpindah esok hari, tetapi apa yang diberikan di jalan kebaikan akan menetap sebagai pahala. Karena itu, orang yang ringan berinfak biasanya memiliki hati yang lapang, tidak terlalu terikat pada kepemilikan dunia.

Baca juga: 5+6=12

Infak juga melatih empati. Saat seseorang menyisihkan rezekinya untuk orang lain, ia sedang belajar melihat kehidupan dari sudut pandang yang berbeda. Ia tidak hanya memikirkan kebutuhannya sendiri, tetapi juga peduli pada mereka yang sedang diuji kekurangan. Dari sinilah tumbuh rasa syukur yang lebih dalam.

Menariknya, infak tidak selalu menunggu kaya. Banyak orang justru merasakan keberkahan hidup karena membiasakan diri berbagi, meski dari jumlah yang sederhana. Sebab nilai infak bukan pada besarnya angka, melainkan pada keikhlasan hati dan niat yang lurus.

Mereka yang berinfak biasanya hidup lebih tenang. Bukan karena hartanya berlimpah, tetapi karena ia percaya bahwa Allah adalah sebaik-baik pemberi balasan. Saat tangan memberi, hati pun ikut dikuatkan. Dan di situlah letak kekayaan yang sesungguhnya.

Mari awali hari dengan inspirasi yang menyejukkan jiwa. Saksikan Program Mutiara Pagi di YouTube RRI Lhokseumawe, Edisi Senin, 19 Januari 2026, bersama Ustadz Khairunnasri dengan tema “Mereka yang Berinfak". Sebuah pembahasan penuh hikmah tentang makna berbagi, keberkahan rezeki, dan ketenangan hati bagi siapa saja yang ikhlas memberi. Jangan lewatkan mutiara ilmu yang menguatkan iman dan kepedulian sosial.

Infak bukan tentang kehilangan, melainkan tentang menanam. Siapa yang menanam kebaikan, akan menuai ketenangan di dunia dan di akhirat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....