Kalah dari Madura United, Semen Padang Makin Dekat di Jurang Degradasi Liga
- 30 Apr 2026 09:23 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Semen Padang FC kembali menelan kekalahan saat menjamu Madura United FC pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026. Hasil ini membuat posisi tim berjuluk Kabau Sirah semakin terpuruk di papan klasemen.
Bertanding di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Rabu, 29 Semen Padang kalah tipis 0-1 dari tim tamu. Gol tunggal Madura United dicetak oleh Jose Brandao Junior melalui sundulan pada menit ke-15.
Kekalahan ini menjadi yang kelima secara beruntun bagi Semen Padang. Hasil buruk tersebut membuat mereka semakin dekat dengan zona degradasi.
Dari 30 pertandingan, Semen Padang baru mengoleksi 20 poin dan berada di peringkat ke-17. Posisi tersebut masih terpaut cukup jauh dari Persis Solo di peringkat ke-16 dengan 27 poin, serta Madura United di posisi ke-15 dengan 29 poin.
Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, menyampaikan permohonan maaf atas hasil yang diraih timnya. Ia mengaku bertanggung jawab penuh atas kekalahan tersebut.
“Pertama, tentunya saya mohon maaf kepada suporter dan masyarakat Sumatera Barat, segala upaya sudah kami lakukan, tapi faktanya kita kalah. Saya tidak mau salahkan siapa-siapa, ini kesalahan saya sebagai pelatih,” ujarnya.
Ia menilai, dalam pertandingan tersebut tidak semua pemain tampil maksimal. Namun, ia tetap enggan menyalahkan para pemain atas hasil yang diraih.
“Kita sudah perbaiki attacking, defending, transisi, namun memang mentalitas yang akhirnya bicara. Saya tetap apresiasi beberapa pemain yang tampil luar biasa hari ini,” katanya.
Meski kondisi tim berada di ambang degradasi dengan sisa empat laga, Imran menegaskan tidak akan menyerah. Ia berkomitmen untuk terus berjuang hingga akhir kompetisi.
“Secara kalkulasi matematika memang demikian (dekat dengan degradasi). Namun, saya punya tanggung jawab pada kondisi apapun itu, saya akan terus sampai akhir kompetisi,” ucapnya.
Ia juga menepis anggapan jadwal padat menjadi penyebab performa tim menurun. Menurutnya, semua tim menghadapi situasi yang sama.
“Kelelahan karena jadwal yang ketat tidak bisa dijadikan alasan. Madura United dan tim lain juga menghadapi hal yang sama, sekali lagi, ini terkait mentalitas,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....