Gudang Pabrik Sandal PT Porto Kebakkramat Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

  • 19 Jul 2026 12:18 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Kebakaran hebat melanda area pabrik sandal PT Porto yang terletak di Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar. Peristiwa yang melanda bagian barat bangunan pabrik tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu pagi, 19 Juli 2026, sekitar pukul 08.45 WIB.

Kobaran api pertama kali diketahui muncul dari sisi barat gedung yang berfungsi sebagai tempat produksi sekaligus tempat penyimpanan material pabrik. Letak pabrik yang berada di sisi selatan SPBU Kemiri atau dekat Simpang Empat Kemiri ini sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi perhatian petugas.

Kapolsek Kebakkramat, IPTU Marindra Prasetya mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran dan para relawan begitu menerima laporan dari pihak keamanan pabrik. Petugas gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi tempat kejadian perkara (TKP) guna mengisolasi titik api agar tidak merembet ke bangunan lain.

“Ada percikan api di sisi barat gedung tempat pembuatan sandal dan juga langsung kami kolaborasi dengan rekan-rekan, relawan dan juga pemadam langsung menuju ke lokasi tempat kejadian perkara di Kebakeramat PT Porto, pabrik sandal,” ujar Kapolsek Kebakkramat, IPTU Marindra Prasetya kepada awak media.

Iptu Marindra menyebutkan titik utama kebakaran berada di bagian atap gedung pembuatan serta gudang penyimpanan biji plastik yang menjadi bahan baku utama pembuatan sandal. Dugaan sementara, pemicu awal munculnya kobaran api tersebut berasal dari adanya hubungan pendek arus listrik atau korsleting.

“Yang terbakar bagian gudang dan tempat pembuatan sandal dan juga penyimpanan biji plastik untuk bahan baku,” katanya.

Guna memastikan penyebab dari peristiwa ini, pihak kepolisian akan melakukan olah TKP lanjutan. Pemeriksaan mendalam bakal melibatkan jajaran Satreskrim serta Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Karanganyar setelah kondisi lokasi dinyatakan sepenuhnya aman.

“Sementara ada percikan api juga sementara konsleting. Namun demikian kami dalami nanti dengan rekan-rekan dari SPKT Polres maupun Reskrim dan juga jajaran Polres,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan, proses pemadaman di lapangan memakan waktu yang cukup lama lantaran material biji plastik di dalam gudang sangat mudah terbakar dan memicu asap pekat. Terbatasnya pasokan air di sekitar lokasi membuat pihak pemadam kebakaran terpaksa melayangkan permohonan bantuan armada dari wilayah tetangga.

“Kami juga minta bantuan ke jajaran pemadam kebakaran Solo Raya karena di Karanganyar tidak mencukupi untuk kebutuhan airnya. Mohon doanya biar cepat padam nanti,” ujar IPTU Marindra.

Puluhan armada pemadam kebakaran dari wilayah Solo Raya terus bergantian berupaya memadamkan api di lokasi kejadian. Petugas di lapangan terus berfokus melakukan lokalisir serta pendinginan pada tumpukan bahan baku plastik yang masih mengeluarkan bara api.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....